PDIP: Harusnya Seluruh Pemimpin Dunia Seperti Pak Jokowi! | DEMOCRAZY News | Indonesian Political News

Breaking

logo

04 Juli 2022

PDIP: Harusnya Seluruh Pemimpin Dunia Seperti Pak Jokowi!

PDIP: Harusnya Seluruh Pemimpin Dunia Seperti Pak Jokowi!

PDIP: Harusnya Seluruh Pemimpin Dunia Seperti Pak Jokowi!

DEMOCRAZY.ID - Politikus PDIP mengapresiasi kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Rusia dan Ukraina. 


Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat menilai, upaya Presiden Jokowi yang ingin melakukan perdamaian dunia harusnya juga diikuti negara lain.


Langkah tersebut dilakukan Jokowi untuk menekan terjadinya krisis yang bisa melanda dunia, mengingat dampak perang Rusia-Ukraina begitu besar.


Djarot mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi luar biasa karena Presiden Jokowi menjadi pemimpin ASEAN pertama yang mengunjungi langsung Ukraina dan Rusia.


“Ini sebagai tanggung jawab beliau sebagai residensi G20. Jadi kami apresiasi betul, kami dukung, tentang apakah itu bisa langsung berdamai dan menghentikan perang itu kan tidak bisa Pak Jokowi sendiri. Harusnya seluruh dunia juga ikut dong mendorong perdamaian abadi itu ya," kata Djarot di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 3 Juli 2022.


Djarot menuturkan, langkah Presiden Jokowi adalah amanat Undang-Undang Dasar 1945, yakni aktif melakukan perdamaian dunia.


"Jadi kunjungan ini sebagai manifestasi bahwa garis politik luar negeri kita itu adalah bebas dan aktif, maka kita harus apresiasi kita harus dukung untuk membangun perdamaian antara Rusia dan Ukraina. Caranya dengan apa? dengan diplomasi, caranya dengan apa? dengan komunikasi, kan begitu," kata Djarot.


Menurut Djarot, perang Rusia-Ukraina berdampak pada melonjaknya harga komoditas pangan. 


Terlebih, beberapa komoditas pangan juga harus ekspor dari Rusia maupun Ukraina.


"Kita juga harus membangun komunikasi dengan Rusia dan Ukraina terkait dengan pasokan pangan ya sebagian besar misalnya begitu ya, saya spesifik aja ya, bahan dasar pupuk itu dari mereka, ya phosphate itu dari mereka," imbuhnya. [Democrazy]