Breaking

logo

14 Juli 2022

Kadiv Propam Ferdy Sambo Nangis Saat Disambangi Kapolda Metro Jaya, Kenapa?

Kadiv Propam Ferdy Sambo Nangis Saat Disambangi Kapolda Metro Jaya, Kenapa?

Kadiv Propam Ferdy Sambo Nangis Saat Disambangi Kapolda Metro Jaya, Kenapa?

DEMOCRAZY.ID - Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo nampak menangis saat disambangi Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran di kantornya, pada Rabu 13 Juli 2022.


Ferdy Sambo tak kuasa menahan tangis ketika berpelukan. 


Namun, belum diketahui kenapa Ferdy Sambo meneteskan air mata dalam momen tersebut.


Hal itu terungkap dalam video yang diterima oleh awak media berdurasi 24 detik. 



Mereka bertemu di kantor Kadiv Propam. 


Fadil datang ke ruang kerja Sambo sekira jam 10.00 WIB. 


Terlihat dari video singkat berdurasi 24 detik, Fadil memakai seragam dinas kepolisian. 



Begitu tiba, Sambo langsung menghampiri Fadil sambil berjabat tangan.


Kemudian, Fadil langsung memeluk erat Sambo sambil diusap-usap supaya sabar menghadapi masalah ini. 


Tampak juga, Sambo seperti menangis haru ke pundak seniornya yang merupakan letingan Akademi Kepolisian (Akpol) 91 itu.



Bukan cuma Sambo yang raut mukanya agak sedih, Fadil juga terlihat wajahnya tak kuat menahan perasaan yang dihadapi Sambo. 


Akhirnya, Fadil langsung mencium kening Sambo sebagai bentuk kasih sayang antara anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri).


Sayangnya, tidak ada pernyataan dari kedua Jenderal bintang dua tersebut.


Diketahui, Brigadir J tewas ditembak oleh Bharada E di rumah dinas Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Jumat 8 Juli 2022 sekitar pukul 17.00 WIB. 


Brigadir J merupakan sopir sang istri, Ferdy Sambo. 


Sedangkan, Bharada E merupakan ajudan dari Ferdy Sambo.


Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyebut Bharada E menembak Brigadir J karena diduga melecehkan istri Kadiv Propam.


"Berdasarkan keterangan dan barang bukti di lapangan bahwa Brigadir J memasuki kamar pribadi Kadiv Propam dan melecehkan istri Kadiv Propam dengan todongan senjata,” kata Ramadhan, Senin 11 Juli 2022. [Democrazy/OKE]