Breaking

logo

29 Juni 2022

Rocky Gerung: Presidential Threshold 20 Persen Menghina Rakyat, Jadi Kandang Oligarki!

Rocky Gerung: Presidential Threshold 20 Persen Menghina Rakyat, Jadi Kandang Oligarki!

Rocky Gerung: Presidential Threshold 20 Persen Menghina Rakyat, Jadi Kandang Oligarki!

DEMOCRAZY.ID - Pengamat politik Rocky Gerung bersama rekan-rekannya mengajak semua elemen masyarakat termasuk DPD RI untuk menggugat Presidential Threshold (PT) 20 persen ke Mahkamah Konstitusi (MK).


Sebab, kata dia, tingginya angka ambang batas pencalonan presiden itu merusak tatanan demokrasi dan menghina kedaulatan rakyat.


“Kita bersama-sama DPD RI akan menguji lagi prinsip PT 20 yang menghina rakyat,” tegas Rocky dalam diskusi publik DPD RI bertajuk “Dialog Kebangsaan Koalisi Rakyat untuk Poros Perubahan” pada hari, Selasa (28/6).


Rocky bahkan menyebut PT 20 persen itu menjadi tempat untuk menyburkan para oligarki. 


Pasalnya, dengan adanya ambang batas yang tinggi itu para oligarki sangat mudah memainkan perannya.


Atas dasar itu, Rocky menegaskan bahwa pihaknya akan melawan para oligarki itu dengan menggugat PT 20 persen.


“Saya katakan 20 persen itu adalah kandang oligarki. Kan oligarki tuh beternak politisi di 20 persen itu. Jadi kita akan lawan,” pungkasnya.


Sementara itu, Ketua Gerakan Reformasi Politik (Gerpol) Andrianto dalam kesempatan itu sebagai pembicara menyatakan kecewa dengan hasil reformasi sebab sampai pada hari ini lebih buruk dari era orde baru.


“Bila orba politiknya otoriter namun ekonomi stabil, harga terjangkau oleh rakyat dan pertumbuhan ekonomi rata 7 %, masyarakatpun tidak alami pembelahan,” jelasnya.


Rezim hari ini, menurut Andri, politiknya otoriter sudah demikan banyak Aktivis masuk bui kadang cuman berkoar-koar di media sosial.


“Indeks demokrasi kita menurun selevel Tim tim, label Islamphobia sangat kentara membuat segregasi pembelahan di masyarakat, sektor Ekonomi sangat terpuruk hutang yang jumbo dengan harga yang mahal,” ucapnya.


“Pertumbuhan ekonomi tidak lebih 5 %. Saatnya rakyat siapkan perlawanan wujudkan reformasi kembali,” imbuhnya.


Acara ini diikuti ratusan aktivis , LSM dan Mahasiswa serta diikuti ratusan tokoh al Teras narang/DPD, Hatta Taliwang/Eks DPR , Ariady Ahmad/Eks DPR dan lain-lain. [Democrazy/monitor]