Breaking

logo

01 Juli 2022

Resmikan Gapura Chinatown Glodok, Anies Dikerubuti Warga Etnis Tionghoa: Yang Benci Pak Anies Cuma Buzzer Murahan!

Resmikan Gapura Chinatown Glodok, Anies Dikerubuti Warga Etnis Tionghoa: Yang Benci Pak Anies Cuma Buzzer Murahan!

Resmikan Gapura Chinatown Glodok, Anies Dikerubuti Warga Etnis Tionghoa: Yang Benci Pak Anies Cuma Buzzer Murahan!

DEMOCRAZY.ID - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan gapura Chinatown di Glodok, Jakarta Barat. Anies juga sempat membagi-bagikan angpau kepada barongsai.


Pantauan di lokasi, Kamis (30/6/2022), sejak pukul 17.30 WIB, Anies terlihat memakai baju batik merah bermotif naga. 


Dia tampak didampingi oleh jajaran Pemprov DKI Jakarta serta inisiator pembangunan gapura serta perwakilan etnis Tionghoa.


Anies bersama rombongan mulanya berjalan menyusuri kawasan Chinatown Glodok menuju gapura. Mereka diiringi oleh arak-arakan serta atraksi barongsai.


Pengunjung berbondong-bondong mendatangi Anies. Mereka berdesak-desakan dengan pengunjung lainnya demi berfoto bersama eks Mendikbud itu.


Situasi sempat tak terkendali karena warga memaksa berjalan menuju Anies. 


Petugas akhirnya mengingatkan agar warga tak saling dorong-dorongan serta bergantian mengambil foto.


Salah seorang warga mengungkapkan antusiasnya ketika bertemu Anies.


"Siapa yang tidak mengidolakan sosok seperti Anies yang pintar dan ramah ini? Yang benci beliau cuma segelintir buzzer murahan," celetuk warga.


Demi mengakomodir antusias warga, panitia membatasi waktu sesi foto.


"Kami beri kesempatan kepada tamu undangan dan warga untuk berfoto bersama pak Gubernur selama 1 menit," ujar moderator acara hari ini.


Setelah itu, Anies kemudian menyaksikan atraksi barongsai. Setelahnya, Anies memberikan angpau kepada para pemain barongsai.


Beberapa menit setelahnya, Anies meresmikan Gapura Chinatown secara simbolis dengan membuka plakat yang ditutupi tirai merah.


"Atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Gapura Chinatown Jakarta di Kawasan Pancoran Glodok kini diresmikan dan dibangun kembali ke titik awalnya pada tahun 1938," ucap Anies.


Anies mengatakan gapura ini menjadi penanda kawasan bersejarah yang menjadi tempat warga berkumpul dan berinteraksi sejak lama. Sekaligus menegaskan posisi Jakarta sebagai kota global.


"Semoga kawasan ini makin berkembang, terus menjadi pendorong kemajuan kebudayaan Jakarta serta meninggalkan kesan indah dan mendalam bagi semua yang berkunjung dan berkegiatan di dalamnya," jelasnya. [Democrazy]