Breaking

logo

07 Juni 2022

Prabowo: Kita Sebenarnya Kaya, Tapi Ratusan Tahun Kekayaan Kita Diambil!

Prabowo: Kita Sebenarnya Kaya, Tapi Ratusan Tahun Kekayaan Kita Diambil!

Prabowo: Kita Sebenarnya Kaya, Tapi Ratusan Tahun Kekayaan Kita Diambil!

DEMOCRAZY.ID - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bercerita mengenai kekayaan Indonesia yang dalam ratusan tahun 'dijarah' oleh negara-negara lain. 


Hal ini, ditegaskan Prabowo, tidak boleh terulang.


Mulainya Prabowo menceritakan kehebatan Indonesia yang sudah menjadi daya tarik bagi negara lain. 


Menurutnya, kehebatan yang dimiliki Indonesia bukan tanpa alasan, gangguan, hambatan atau pun tantangan.


"Karena kita kaya, selalu jadi sasaran," kata Prabowo dalam orasi ilmiah acara wisuda Universitas Pancasila, Selasa (7/6/2022).


Selama ratusan tahun, kata Prabowo, Indonesia kerap silih berganti dijajah oleh bangsa lain, baik itu dari negara Barat atau Timur. 


Tak sedikit dari mereka pun membawa pasukan dengan kekuatan militer canggih.


"Portugis ke sini, Spanyol ke sini, Belanda apalagi. Dateng enggak mau pulang-pulang," kata Prabowo.


Prabowo mengatakan, tujuan negara-negara tersebut datang ke Indonesia bukan tanpa alasan. 


Mereka tak ingin berwisata, melainkan ingin merebut 'harta karun' kekayaan alam yang selama ini dimiliki Indonesia.


"Inggris, Jepang kenapa mereka datang? Emang dia mau wisata? [...] Kita memiliki hal yang jadi kunci waktu itu rempah-rempah," katanya.


Prabowo mengatakan, rempah-rempah Indonesia saat ini menjadi bahan baku yang memikat negara lain. 


Tak ayal, banyak negara yang rela datang jauh-jauh menyusuri lautan selama berjam-jam untuk merebut rempah Indonesia.


"Bangsa yang kuat, berbuat sekehendaknya, yang lemah akan takluk. Kita kaya, tapi kita harus akui ratusan tahun kita tidak bisa menghadapi kekuatan bangsa lain. Dan karena itu kekayaan kita diisep," kata Prabowo.


"Kekayaan kita diambil. Kalau kita nanti ke Eropa, ada gedung megah, kita harus berbicara berbisik ke hati kita sendiri ini karena kekayaan nusantara. [...] Tapi kita juga bertanya. kok bisa ya kita membiarkan kekayaan itu diambil?," kata Prabowo. [Democrazy/cnbc]