Breaking

logo

30 Juni 2022

PARAH! Pengusaha Pakaian Singapura Buat Bikini Bertuliskan Asma Allah dan Al-Qur'an

PARAH! Pengusaha Pakaian Singapura Buat Bikini Bertuliskan Asma Allah dan Al-Qur'an

PARAH! Pengusaha Pakaian Singapura Buat Bikini Bertuliskan Asma Allah dan Al-Qur'an

DEMOCRAZY.ID - Seorang netizen dengan nama akun Tik Tok akun Toz.Tube membongkar praktik penistaan asma Allah dan ayat-ayat suci Alquran oleh sebuah brand pakaian di Singapura. 


Melalui unggahannya, ia mengungkap produsen pakaian tersebut membuat bikini dengan motif tulisan asma Allah dan Alquran. 


Pertunjukan dalam video itu memang membuat geram. 


Tampak beberapa contoh bikini diperagakan oleh model dengan motif pakaian bertuliskan asma Allah. 


Video itu sontak mendapat banyak respons warganet. 


"Tolong kita perlu melakukan sesuatu tentang ini, mereka menggunakan tulisan quran di bikini sekarang!! Dan menghina Islam!  Aplikasi bernama (play mates)," ujar akun Toz.Tube di videonya yang diunggah pada Ahad (19/6/2022) lalu. 


Ia mengecam penistaan terhadap asam suci tersebut. Pasalnya, perbuatan itu sama aja menyakiti hati miliaran muslim di dunia.


"Saya mengerti itu adalah norma baru menjadi islamofobia dan orang-orang memuji Anda karena berbicara menentang agama Islam. Tapi, ini sangat tidak sopan terhadap saya dan miliaran muslim di seluruh dunia," katanya. 


Dia kemudian mempertanyakan tentang bagaimana jika yang tertulis dalam bikini tersebut adalah ayat-ayat Al Kitab atau Taurat. 


Tapi, ia mengaku, tidak akan membalas dengan melakukan tindakan serupa. 


Dalam penjelasannya, ia lalu meminta Singapura bertanggung jawab atas kejadian ini dan meminta perusahaan tersebut untuk menghentikan pembuatan bikini bertuliskan ayat Alquran.


Meski banyak yang mendukung tindakan Toz.Tube terkait penjelasannya mengenai kejadian ini. 


Banyak juga warga Singapura yang mengaku tidak simpatik kepada pengguna tersebut karena justru menjelekkan warga Singapura secara keseluruhan. 


"Singapura saya kehilangan semua rasa hormat untuk negara Anda. Saya bisa berdiri di sini dan mengatakan omong kosong rasis tentang negara Anda, tentang orang-orang Anda, tetapi saya tidak ingin. Itu yang membuat kami berbeda," jelas Toz.Tube.


Sebuah akun yang menyebut dirinya warga negara Singapura mengomentari video tersebut dan menyebut dirinya sebagai muslim. 


"Saya orang Singapura dan saya Muslim. Saya bahkan tidak tahu kejadian ini, apakah saya (ikut) bertanggungjawab?," kata akun @Fazs_Lin. 


Lalu akun @zara_and_mama mengatakan, "Saya tinggal di Singapura. Saya seorang Muslim ekspatriat. Ini adalah negara yang indah, orang-orang cantik menyambut semua ras dan agama! Percayalah mereka akan mengambil tindakan," tulisnya. [Democrazy/poskota]