Breaking

logo

01 Juni 2022

Megawati: Kalau Ada Yang Coba Memperkenalkan Ideologi Lain, Pindah Negara Saja!

Megawati: Kalau Ada Yang Coba Memperkenalkan Ideologi Lain, Pindah Negara Saja!

Megawati: Kalau Ada Yang Coba Memperkenalkan Ideologi Lain, Pindah Negara Saja!

DEMOCRAZY.ID - Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri berbicara pentingnya ideologi hadir dalam sebuah negara. 


Ia pun mencontohkan bagaimana Presiden ke-1 RI, Sukarno, menekankan pentingnya ideologi sebuah bangsa dalam Konferensi Asia Afrika dan Gerakan Non Blok.


"Negara kecil ditindas negara besar. Itu kenapa Bung Karno dapat merasakan. Konferensi Asia Afrika karena ketika itu masih banyak negara, khususnya negara-negara di Afrika yang terjajah. Kenapa ada [Gerakan] Non Blok karena ada yang berkeinginan berdaulat, bebas aktif, enggak jadi bagian timur atau bagian barat. Itu namanya ilmu dialektika," kata Megawati saat memberikan keynote speech dalam Seminar Nasional: Membumikan Ide dan Gagasan Soekarno-Hatta yang digelar FRPKB, Rabu (1/6).


Megawati juga menyoroti bagaimana ada pihak-pihak yang ingin memperkenalkan ideologi lain kepada rakyat Indoneia. 


Ia pun meminta warga negara yang tertarik dengan ideologi yang tak sejalan dengan Pancasila untuk pindah dari Indonesia.


"Ada coba-coba mengintrodusir ideologi lain yang menurut saya suka... Aduh gimana, ya. Daripada gitu pindah saja ke tempat yang kira-kira ideologinya mirip seperti masalah intoleran dan sebagainya. Itu, kan, bisa terbayangkan masih saja mau coba," ungkap Megawati.


Megawati mengatakan sangat mudah untuk memahami konsep Pancasila yang ditemukan Bung Karno. 


Meski ideologi bisa dibantah, namun ia meminta bantahan itu dilakukan secara akademis.


"Tapi menurut saya baik secara akademis sangat sulit untuk katakan dibantah begitu. Terus kalau mau dibantah buat apa? Buat bikin konsep baru?" ujarnya.


Megawati pun bercerita pernah mendapat ajakan dari mahasiwa untuk berdiskusi dan berdebat soal Pancasila. 


Namun, Megawati menolak ajakan tersebut dan meminta mahasiswa itu untuk membaca terlebih dahulu terkait lahirnya Pancasila.


"Akhirnya ketika bertemu lagi banyak yang mengatakan enggak jadi, Bu. Kami sudah mengerti. [Yang tidak mengerti] karena enggak mau dibaca," tegasnya.


Oleh karena itu, Megawati berharap materi Pancasila dapat kembali diajarkan di institusi pendidikan. 


Ia menegaskan anak didik harus tahu Indonesia terbentuk karena adanya Pancasila.


"Itu perekat bangsa. Saya selalu ditanya bagaimana kalau salah satu unsur Pancasila dihilangkan. [Jawabannya] Indonesia enggak ada, gampang. Apalagi kalau menuju Indonesia Raya, gubrak," pungkasnya. [Democrazy/kmp]