Breaking

logo

10 Juni 2022

Ketum Projo Klaim Sepertiga Rakyat Indonesia Inginkan Jokowi 3 Periode, Kalian Termasuk?

Ketum Projo Klaim Sepertiga Rakyat Indonesia Inginkan Jokowi 3 Periode, Kalian Termasuk?

Ketum Projo Klaim Sepertiga Rakyat Indonesia Inginkan Jokowi 3 Periode, Kalian Termasuk?

DEMOCRAZY.ID - Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi menjawab berbagai kritik hingga sindiran karena menghidupkan kembali wacana 'Jokowi 3 periode'. 


Budi Arie menyebut pendukung 'garis keras' atau die hard-nya Presiden Jokowi-lah yang menginginkan 3 periode.


Di awal pernyataannya, Budi Arie mengulas sikap Presiden Jokowi terhadap wacana 3 periode. Dia memastikan Presiden Jokowi taat pada konstitusi.


"Yang pasti Pak Jokowi sebagai Presiden RI sudah tegas sikapnya soal wacana ini. Beliau tunduk dan taat konstitusi," kata Budi Arie kepada wartawan, Jumat (10/6/2022).


Budi Arie lalu mengungkapkan rencana kegiatan Projo menyambut Pilpres 2024. 


Projo, sebut dia, akan menggelar Musyawarah Rakyat (Musra) bertajuk 'Mencari Duet Pelanjut Jokowi', yang digelar mulai Juli 2022 hingga April 2023.


Budi Arie menuturkan Projo bakal melibatkan berbagai elemen masyarakat, dari relawan, tokoh agama, hingga mahasiswa, untuk ikut serta mencari suksesor Jokowi.


"Kami dari Projo juga akan menggelar Musyawarah Rakyat (bertajuk) 'Mencari Duet Pelanjut Jokowi', yang akan kami gelar dari bulan Juli 2022-April 2023, yang melibatkan seluruh elemen masyarakat dari mulai akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, relawan, mahasiswa, petani, dan seluruh elemen masyarakat lainnya, untuk sama- sama membicarakan siapa pelanjut Jokowi," tutur Budi Arie.


"Kami ingin demokrasi yang melibatkan partisipasi publik, sehingga demokrasi semakin berkualitas," imbuhnya.


Setelah itu, barulah Budi Arie menjelaskan tujuannya membahas lagi wacana Jokowi 3 periode.


3 Periode Keinginan Die Hard-nya Jokowi


Bang Muni, sapaan akrab Budi Arie, mengaku hanya menyampaikan aspirasi yang berkembang di masyarakat. 


Menurutnya, masyarakat di tataran akar rumput menginginkan Presiden Jokowi menjabat 3 periode.


"Saya hanya bicara bahwa di masyarakat dan di akar rumput ada yang menyampaikan keinginan dan aspirasinya agar Jokowi 3 periode," katanya.


Bang Muni kemudian memaparkan hasil survei yang menyatakan sebesar 67% responden tak setuju Jokowi menjabat 3 periode, sedangkan 33% setuju. 


Bang Muni menyebut 33% responden yang setuju 3 periode adalah die hard-nya Jokowi.


"Berapa jumlahnya? Menurut survei, 67% tidak setuju Pak Jokowi 3 periode. Tapi itu artinya ada 33% atau sepertiga rakyat Indonesia yang menginginkan Jokowi 3 periode. Itu adalah die hard-nya Jokowi," jelasnya.


Wakil Menteri Desa itu menekankan bahwa Projo tetap taat terhadap konstitusi. 


Selain itu, sebut dia, Projo memiliki kepentingan menjaga demokrasi.


"Jadi, kami dari Projo tetap tegas tunduk dan taat pada konstitusi. Kami juga berkepentingan menjaga demokrasi dan semangat reformasi," pungkasnya.


Seperti diketahui, pernyataan soal wacana Jokowi 3 periode yang disampaikan Budi Arie dalam sebuah diskusi beberapa hari lalu menuai beragam tanggapan dari politikus lintas partai. Ada yang menyindir, ada juga yang mengingatkan.


Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, misalnya. Mardani menanggapinya dengan sindiran.


"Malu nggak ya ada yang masih ngangkat isu 3 periode? Mestinya malu karena demokrasi harus dibatasi. Lawan 3 periode, malu bagi yang ngangkat isu 3 periode," ujar Mardani kepada wartawan, Kamis (9/6).


Ketua DPP PPP Achmad Baidowi juga ikut menanggapi. Baidowi meminta Projo menghargai sikap tegas Presiden Jokowi terhadap wacana 3 periode.


"Itu hak Projo untuk menyampaikan pendapatnya. Namun, kita harus mengikuti konstitusi yang ada, dan juga menghargai sikap tegas dari Presiden Joko Widodo," kata politikus yang kerap disapa Awiek itu. [Democrazy/detik]