AGAMA DAERAH

Viral Konvoi Khilafah Islamiyah, Begini Kesaksian Warga Jaktim

DEMOCRAZY.ID
Mei 31, 2022
0 Komentar
Beranda
AGAMA
DAERAH
Viral Konvoi Khilafah Islamiyah, Begini Kesaksian Warga Jaktim

Viral Konvoi Khilafah Islamiyah, Begini Kesaksian Warga Jaktim

DEMOCRAZY.ID - Aksi konvoi puluhan sepeda motor yang membawa atribut Khilafah saat melintas di wilayah Jakarta Timur yang viral di media sosial, diketahui sempat membagikan selebaran bertuliskan “Khilafatul Muslimin” kepada sejumlah warga. 


Seorang saksi mata bernama Misdi yang berprofesi sebagai pedagang di Kramat Jati, mengaku dirinya sempat dihampiri oleh beberapa orang dari rombongan konvoi dan memberikan selebaran tersebut.


“Dibagikan pas mereka berhenti. Saya lagi duduk terus ya sudah saya baca-baca aja. Mereka nggak ngomong apa-apa," kata Misdi di Jakarta, sebagaimana dikutip dari antaranews, Selasa (31/5/2022).


Misdi juga menerangkan dirinya sempat melihat rombongan konvoi tersebut membawa atribut dan bendera yang bertuliskan huruf Arab. 


“Bawa bendera juga ada tulisan Arab, saya juga nggak tahu. Di motornya yang saya tahu ada tulisan Arab juga. Cuma saya enggak tahu," ujar Misdi.


Namun usai memberikan selebaran, rombongan sepeda motor tersebut melanjutkan perjalanan menuju arah bogor tanpa melakukan ajakan kepada warga yang menerima selebaran tersebut. 


“Nggak ada ajakan apa-apa,” ungkap sidik.


Sebelumnya Polda Metro Jaya  juga mengusut terkait beredarnya video viral sejumlah pengendara motor yang mengibarkan bendera Khilafah di wilayah Jakarta Timur, Minggu (29/5/2022).


“Polda Metro Jaya tentunya akan mendalami video tersebut karena kita sudah mendapat data itu terjadi di daerah Jakarta Timur," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Jakarta, Senin (30/5/2022).


Zulpan juga menambahkan pedalaman terkait hal tersebut pihaknya juga akan melakukan pemanggilan kepada para pengendara yang tampak dalam video tersebut untuk dimintai keterangan dan tujuannya.


“Kami akan mencari data dulu terhadap pengendara yang nampak dalam video tersebut tentunya kami juga akan memanggil mereka. Kami juga akan menanyakan maksud tujuan," ujar Zulpan. [Democrazy/tvone]

Penulis blog