Breaking

logo

20 Mei 2022

VIRAL! Pendeta Ini Sebut Yesus Jin: Dia Mati Dua Kali Lho, Itu Kuasa Gelap!

VIRAL! Pendeta Ini Sebut Yesus Jin: Dia Mati Dua Kali Lho, Itu Kuasa Gelap!

VIRAL! Pendeta Ini Sebut Yesus Jin: Dia Mati Dua Kali Lho, Itu Kuasa Gelap!

DEMOCRAZY.ID - Beredar video lawas seorang pendeta sebut Yesus jin, dirinya berpendapat bahwa Yesus yang diyakini kebanyakan orang bukan Yesus yang asli, itu adalah Yesus jin, sedangkan Yesus yang asli adalah yang mengajak umatnya meninggalkan dunia atau kehidupan duniawi. 


Tidak diinformasikan identitas dari pendeta tersebut, namun dalam video itu sang pendeta selain menyebut Yesus jin juga menyebut bahwa Yesus mati sebanyak dua kali. 


Tentu saja pernyataan pendeta itu menuai banyak perhatian publik.


Dirinya mengkritik orang-orang yang memuji Yesus baik, meminta tuhan memberi jalan keluar dan pertolongan, menurutnya Yesus yang dimaksud oleh mereka bukanlah Yesus yang asli, melainkan Yesus jin.


“Selama ini kan orang memuji-muji Yesus yang baik, berkata puji-pujian,” ujar pendeta tersebut menjelaskan. Pernyataan itu disampaikannya dalam salah satu kajian keagamaan, kemudian diunggah oleh channel youtube Munajat Channel, dengan judul ‘Viral Pendeta Sebut Yesus Jin’, sebagaimana dilansir pada Sabtu, 20 Mei 2022.


“(dirinya melanjutkan) nanti kita pulang tidak sama seperti datang, tuhan memberi jalan keluar, pertolongan,” ujar Pendeta itu melanjutkan. 


“Itu jin yang namanya Yesus! bukan Yesus yang beneran! itu kuasa gelap yang namanya Yesus!,” ujar Pendeta itu melanjutkan. 


Kemudian sang Pendeta menegaskan bahwa itu bukan Yesus asli, dirinya meyakini bahwa Yesus yang asli adalah Yesus yang memerintahkan umatnya untuk mengkosongkan diri mereka.


“Itu bukan Yesus yang asli, itu kuasa gelap yang diberi nama Yesus, Yesus yang benar berkata ‘tinggalkan semua, seperti aku mengkosongkan diriku’,” ujar sang pendeta menjelaskan. 


“Bisa lho Yesus yang palsu membuat baik, membuat dia benar, mencukupi, kalau perlu membuat teraniyaya, seperti yang terjadi di abad mula-mula,” ujar sang Pendeta menjelaskan. 


“Kalau tuhan memakai tangan kekaisaran Romawi, sembelih dirimu! seperti aku menyembelih diriku! aku mengosongkan diriku, jadi manusia, mati, sudah jadi manusia mati lagi di kayu salib, sudah dua kali lho Yesus mati,” ujar Pendeta tersebut melanjutkan. [Democrazy/terkini]