Breaking

logo

18 Mei 2022

Tersangka Mafia Minyak Goreng Lin Che Wei Ternyata Jabat Penasehat di Dua Kementerian

Tersangka Mafia Minyak Goreng Lin Che Wei Ternyata Jabat Penasehat di Dua Kementerian

Tersangka Mafia Minyak Goreng Lin Che Wei Ternyata Jabat Penasehat di Dua Kementerian

DEMOCRAZY.ID - Kejaksaan Agung kembali umumkan tersangka kasus korupsi pemberian fasilitas ekspor CPO dan turunannya pada Selasa, 17 Mei 2022. 


Dalam pernyataan yang diunggah di akun Youtube Kejaksaan RI, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan satu lagi tersangkanya adalah LCW atau Lin Che Wei. 


Lin Che Wei pada akun LinkedInnya menuliskan jabatannya sebagai sebagai Policy Advisor atau penasehat pada Kemenko Perekonomian dan Kementerian BPN dan Tata Ruang. 


Jaksa Agung menyebut Lin Che Wei bekerja sama dengan tersangka mantan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Indrasari Wisnu Wardana. 


"Lin Che Wei bekerja sama dengan tersangka IWW mengeluarkan izin ekspor secara melawan hukum," kata Jaksa Agung Burhanuddin.


Dalam profilnya di LinkedIn, Lin Che Wei sebagai penasehat di Kemenko Perekonomian, tugasnya antara lain menjadi penasehat menteri untuk kebijakan ekonomi, makanan dan pertanian, energi dan kehutanan, industri dan manufactur, e-comerce atau digital economy serta infrastruktur. 


Lin Che Wei juga menuliskan sebagai founder Independen Research and Advisory Indonesia, serta sebagai CEO Putera Sampoerna Foundation. 


Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Lin Che Wei langsung ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.


Sebelumnya Jaksa Agung telah menetapkan empat tersangka mafia minyak goreng, termasuk mantan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Indrasari Wisnu Wardhana. 


Ketiga tersangka lainnya adalah Komisaris Utama PT Wilmar Nabati Indonesia, Master Parulian Tumanggor, Senior Manager Corporate Affair Permata Hijau Grup, Stanley MA dan Pierre Togar Sitanggang, General Manager di Bagian General Affair PT Musim Mas. [Democrazy/tangsel]