-->

Breaking

logo

15 Mei 2022

Pernah Dituduh Adiknya Telantarkan Orang Tua Kandung, Gus Miftah: Saya Gagal Edukasi Keluarga

Pernah Dituduh Adiknya Telantarkan Orang Tua Kandung, Gus Miftah: Saya Gagal Edukasi Keluarga

Pernah Dituduh Adiknya Telantarkan Orang Tua Kandung, Gus Miftah: Saya Gagal Edukasi Keluarga

DEMOCRAZY.ID - Setelah menjadi salah satu pendakwah terkenal di tanah air. Nama Gus Miftah juga sering menjadi pemberitaan di media sosial. Salah satunya terkait kehidupan pribadinya.


Dan salah satu yang pernah membuat heboh adalah Gus Miftah pernah dituduh adik kandungnya sendiri bernama Miftakhul Khoeron atau Tajib menelantarkan orangtuanya yang tinggal di Lampung.


Namun tuduhan tersebut dibantah oleh Gus Miftah. Terkait pernyataan adiknya itu, Gus Miftah pun mempunyai jawabannya sendiri.


Gus Miftah pun saat itu menyinggung kisah Nabi Nuh. Menurutnya, sekelas nabi saja gagal mengajak istri dan anaknya ke jalan yang lurus.


"Kewajiban orangtua pada anak saja itu ada batasnya. Apalagi kakak pada adiknya," kata Gus Miftah dikutip dari Youtube KH Infotainment, Minggu 15 Mei 2022.


Gus Miftah mengatakan, bahwa dia mungkin telah gagal mendidik adiknya. 


Meskipun, dia mengaku berhasil membimbing orang lain yakni para santri yang berada di pondok pesantren miliknya.


"Artinya saya pengen mengedukasi keluarga saya, bisa jadi saya mampu edukasi para santri tapi Allah mentakdirkan saya gagal edukasi keluarga saya," ujarnya.


Gus Miftah kembali menegaskan bahwa dia tak pernah menelantarkan orangtuanya sendiri.


"Ya logis aja lah, santri 500 gratis obatin, saya sekolahin, masa orangtua saya kagak," katanya.


"Prostitusi saja, WTS (wanita tuna susila) saya openin, saya jabanin masak orangtua kagak," katanya lagi.


Mengenai alasan jarang mengunjungi orangtuanya di Lampung, guru spritual Deddy Corbuzier ini menyebut karena masalah pandemi covid 19.


Namun sebut Gus Miftah, walaupun demikian dirinya tak pernah marah kepada adiknya itu. 


Justru katanya, hal ini menjadi catatan yang baik buat dirinya pribadi.


"Itu saya terima, mungkin bagian dari kelemahan saya akhirnya ketika berita itu viral ya barangkali saya harus lebih perhatian kepada orangtua," katanya.


Sementara itu, pada video yang diunggah Gus Miftah, Miftahul Khoiron yang sempat menuduh kakaknya menelantarkan orangtuanya meminta maaf kepada media umum dan media sosial.


Dia mengatakan jika berita yang selama ini beredar tidaklah benar. Miftahul mengakui ketika berbicara di depan media soal Gus Miftah yang menelantarkan orangtuanya karena emosi sesaat.


Bahkan kata Miftahul, Gus Miftah adalah tulang punggung keluarga dan selalu birul waliyadin kepada orangtuanya. Selain itu sebut Miftahul, dirinya sering dibantu oleh Gus Miftah.


"Saya sering dibantu kakak saya diberikan pekerjaan dan dikirimkan uang dan banyak membantu solusi masalah saya," katanya.


"Apa yang saya sampaikan kemarin itu hanya emosi sesaat dan ingin mendapat perhatian lebih dari kakak saya untuk itu saya memintah maaf kepada bapak dan ibu saya. Saya mengakui salah dan memohon maaf," kata Miftahul. [Democrazy/hops]