Breaking

logo

08 Mei 2022

Keras! Peringatan ‘Hari Kiamat’ Pada 9 Mei Dari Vladimir Putin

Keras! Peringatan ‘Hari Kiamat’ Pada 9 Mei Dari Vladimir Putin

Keras! Peringatan ‘Hari Kiamat’ Pada 9 Mei Dari Vladimir Putin

DEMOCRAZY.ID - Presiden Rusia Vladimir Putin bakal memberi peringatan bernada ‘hari kiamat’ kepada negara-negara Barat. 


Peringatan keras itu akan disampaikan Putin saat memimpin perayaan 77 tahun kemenangan Uni Soviet atas Nazi Jerman dalam Perang Dunia II pada 9 Mei mendatang.


Dilansir dari Reuters, Sabtu (7/5/2022), Rusia akan memamerkan persenjataan besar mereka saat pasukannya terus bertempur di Ukraina dalam apa yang disebut Putin sebagai ‘operasi militer khusus’ sejak 24 Februari lalu.


Putin terus menentang saat menghadapi isolasi Barat sejak invasi ke Ukraina dimulai. 


Putin dijadwalkan akan berpidato di Lapangan Merah, Moskow, sebelum parade yang menampilkan tentara, tank, roket dan rudal balistik antarbenua digelar pada Senin (9/5/2022) mendatang.


Kementerian Pertahanan Rusia, dalam pernyataannya, menyebut jet tempur supersonik, pesawat pengebom strategis Tu-160, dan pesawat komando ‘hari kiamat’ Il-80 akan mengudara di atas Katedral St Basil dalam parade 9 Mei.


Itu akan menjadi momen pertama kalinya pesawat komando ‘hari kiamat’ Il-80 mengudara sejak tahun 2010. 


Pesawat komando itu akan membawa jajaran petinggi Rusia jika terjadi perang nuklir.


Dalam skenario tersebut, Il-80 dirancang menjadi pusat komando jelajah bagi Presiden Rusia. 


Pesawat itu dilengkapi teknologi tinggi, namun detail spesifiknya menjadi rahasia negara bagi Rusia.


Putin sendiri telah berulang kali membandingkan ‘operasi militer khusus’ di Ukraina dengan tantangan yang dihadapi Uni Soviet ketika pasukan Nazi yang dipimpin Adolf Hitler menginvasi tahun 1941 silam.


“Upaya untuk menenangkan agresor menjelang Perang Patriotik Besar ternyata menjadi kesalahan yang merugikan rakyat kita,” ucap Putin pada 24 Februari lalu saat mengumumkan operasi militer ke Ukraina.


“Kita tidak akan membuat kesalahan seperti itu untuk kedua kalinya, kita tidak berhak,” tegasnya saat itu.


Putin mengklaim aksi militer di Ukraina merupakan pertempuran untuk melindungi orang-orang yang berbicara bahasa Rusia di sana dari persekusi neo-Nazi. 


Dia juga menyebut pertempuran di Ukraina dilakukan untuk menjaga dari apa yang disebutnya sebagai ancaman Amerika Serikat (AS) lewat perluasan NATO.


Ukraina dan negara-negara Barat menolak tuduhan itu dan menyebutnya sebagai omong kosong. 


Negara-negara barat menuding balik Putin telah mengobarkan agresi perang yang tidak beralasan.


Bayang-bayang Perang Saat Parade 9 Mei


Perang di Ukraina akan membayangi parade dan perayaan hari kemenangan PD II di Rusia. 


Invasi militer Rusia dilaporkan telah menewaskan ribuan orang di Ukraina serta membuat nyaris 10 juta orang kehilangan tempat tinggal.


Invasi militer itu juga membuat Rusia berada dalam cengkeraman sanksi-sanksi Barat dan meningkatkan kekhawatiran atas konfrontasi lebih luas dengan AS — sejauh ini merupakan kekuatan nuklir terbesar di dunia


Konflik dengan Ukraina dinilai sebagian pihak telah mengungkap kelemahan militer Rusia meski 11.000 tentara akan berbaris melintas Lapangan Merah pada parade 9 Mei. 


Parade itu dilakukan bersama dengan apa yang disebut Kementerian Pertahanan sebagai 131 perangkat keras militer yang akan menghadirkan tontonan besar.


Rusi tak bisa mencapai kemenangan cepat di Ukraina. 


Perang di Ukraina juga menyebabkan perekonomian Rusia yang dijerat sanksi-sanksi barat menghadapi kontraksi terburuk selama bertahun-tahun sejak runtuhnya Uni Soviet.


Apa yang Akan Disampaikan Putin pada 9 Mei?


Negara-negara Barat berspekulasi bahwa Putin bersiap memberikan pengumuman khusus soal Ukraina pada 9 Mei mendatang. 


Ada dugaan Putin bakal mendeklarasikan kemenangan perang atau mobilisasi nasional.


Namun, spekulasi itu dibantah oleh Rusia. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menyebut spekulasi itu ‘omong kosong’.


Sejauh ini, Kremlin tidak menanggapi permintaan komentar soal apa yang akan disampaikan Putin dalam pidatonya pada 9 Mei mendatang. 


Putin dijadwalkan akan berpidato di tribun Lapangan Merah di depan Mausoleum Vladimir Lenin.


Warga Kiev Diminta Waspada


Wali Kota Kiev di Ukraina, Vitali Klitschko, mengimbau warganya untuk waspada saat Rusia memperingati Hari Kemenangan dalam Perang Dunia II pada 9 Mei mendatang. 


Warga Kiev diminta tetap berada di dalam rumah antara Minggu (8/5) hingga Senin (9/5) waktu setempat.


Dilansir dari CNN, Klitschko tidak secara resmi menerapkan jam malam di Kiev. 


Dia mengatakan tidak akan ada acara apapun yang digelar pada periode waktu tersebut. 


Dia juga mengumumkan bahwa akan ada peningkatan patroli di ibu kota Ukraina tersebut.


“Jika ada yang ingin meletakkan bunga, mereka bisa melakukannya secara pribadi … Perhatikan dan patuhi aturan keamanan selama perang,” ujar Klitschko dalam imbauannya. 


“Saya juga meminta Anda untuk tidak mengabaikan sinyal alarm udara dan segera berlindung. Dalam beberapa hari ke depan, ada kemungkinan besar gempuran rudal di seluruh wilayah Ukraina. Waspadalah dan jaga keselamatan Anda sendiri!” tegasnya mengingatkan. [Democrazy/rep]