Breaking

logo

07 Mei 2022

Kemiskinan di Jateng Naik Tajam, Pengamat Usul PDIP Tegur Ganjar Pranowo: Agar Tidak Blunder!

Kemiskinan di Jateng Naik Tajam, Pengamat Usul PDIP Tegur Ganjar Pranowo: Agar Tidak Blunder!

Kemiskinan di Jateng Naik Tajam, Pengamat Usul PDIP Tegur Ganjar Pranowo: Agar Tidak Blunder!

DEMOCRAZY.ID - Sudah seharusnya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memberikan teguran terhadap Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.


Hal tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menanggapi peningkatan angka kemiskinan di Jawa Tengah (Jateng)


Merujuk rilis indeks Kemiskinan dan Ketimpangan Pengeluaran Penduduk Jawa Tengah 2021 Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Jateng mengalami peningkatan cukup signifikan di 2021.


Oleh karena itu, PDIP diusulkan Ujang untuk menegur Ganjar atau suara mereka di Jateng akan terpengaruh.


“Harusnya Ganjar Pranowo ditegur agar tidak menjadi blunder bagi PDIP yang notabene memiliki basis di Jateng. Itu bisa berdampak bagi PDIP jika dibiarkan,” ujarnya dilansir dari berbagai sumber pada Sabtu, 7 Mei 2022.


Pengamat politik Universitas Al-Azhar Indonesia ini menilai elektabilitas Ganjar juga akan mengalami penurunan elektoral jika isu tersebut terus meluas, meski PDIP masih memiliki Ketua DPR RI, Puan Maharani.


“Selain Ganjar akan mengalami penurunan elektabilitas walaupun PDIP masih punya Puan, PDIP bisa rugi juga,” tandasnya.


Sebagai informasi, keyword Jateng sempat menjadi trending topic di media sosial Twitter pada Jumat, 6 Mei 2022 kemarin.


Hal tersebut bermula dari berbagai pemberitaan yang menginformasikan angka kemiskinan ekstrem di sejumlah daerah di Jateng meroket. Dari lima daerah, naik tajam menjadi 19 daerah.


Selain itu, saat berkunjung ke Wonogiri beberapa waktu lalu, Puan mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi di lokasi.


Puan mengatakan, dirinya mendapat laporan bahwa di Jateng masih ada warga yang jarang mandi lantaran kesulitan mendapatkan air bersih.


Rakyat miskin terbanyak di Jateng,” cuit Akademisi Cross Culture, Ali Syarief melalui akun Twitter pribadi.


Selain Ali Syarief, politisi Demokrat, Taufik Rendusara juga turut mengkritik Ganjar karena meningkatnya kemiskinan di Jateng.


“Kalau gitu... yang namanya Ganjar suruh ikut tarung pilgub dki aje dulu. Kalau menang belajar deh ngurus APBD yg 80T. Sanggup gak?  Ngurus anggaran kecil di Jateng aja ngeluh, sok-sokan udah mau lompat ngurus negara. Bijimaneh sih nalar lo...” katanya melalui akun Twitter pribadi. [Democrazy/hops]