Breaking

logo

08 Mei 2022

Kabar Baik untuk Warga 'Gusuran' JIS, Anies Targetkan Pembangunan Kampung Bayam Selesai Bulan September 2022

Kabar Baik untuk Warga 'Gusuran' JIS, Anies Targetkan Pembangunan Kampung Bayam Selesai Bulan September 2022

Kabar Baik untuk Warga 'Gusuran' JIS, Anies Targetkan Pembangunan Kampung Bayam Selesai Bulan September 2022

DEMOCRAZY.ID - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Kampung Bayam, Pademangan, Jakarta Utara, pada Sabtu, 7 Mei.


Kampung Bayam yang akan dibangun dengan bentuk rumah susun ini sebelumnya merupakan permukiman warga yang digusur akibat pembangunan Jakarta International Stadium (JIS).


Anies menargetkan pemukiman seluas 11,8 hektare tersebut dapat dikerjakan tepat waktu dengan kualitas yang sesuai. Sehingga, pada September 2022 pembangunan ini dapat selesai.


"Kami titipkan tiga hal pada semua yang mengerjakan, yakni on budget, on schedule, dan on quality. Sehingga, huniannya jadi yang terbaik serta tepat waktu tuntas September," kata Anies dikutip dalam keterangannya, Minggu, 8 Mei.


Anies memandang, pencanangan Kampung Susun Bayam ini membuktikan bahwa Pemprov DKI Jakarta melakukan pembangunan yang memfasilitasi semua, di mana warga mendapatkan kesempatan yang sama, termasuk warga Kampung Bayam yang berada di dekat JIS.


"Semua mendapat kesempatan yang sama untuk masa depan yang cerah dan Pemprov DKI menjunjung tinggi kesetaraan kemanusiaan yang diwujudkan dalam bentuk nyata untuk warga Kampung Bayam," ujar Anies.


Anies lalu menegaskan bahwa nantinya pembangunan Kampung Susun Bayam ini tidak akan menghilangkan penghidupan atau mata pencaharian warga, di mana sebelumnya warga banyak berprofesi sebagai petani perkotaan atau urban farmer.


"Bukan hanya hunian, tetapi penghidupannya direncanakan dengan melibatkan semua. Nantinya yang berprofesi sebagai petani dapat terus meneruskan profesinya, sehingga menjadi contoh di samping stadion bertaraf internasional, berdampingan dengan masyarakat petani perkotaan," paparnya.


Sebagai informasi, Kampung Susun Bayam terdiri dari 3 blok atau gedung dengan 4 lantai yang diperuntukkan bagi 135 kepala keluarga, ditambah dengan 3 unit hunian khusus difabel, sehingga total berjumlah 138 unit hunian.


Unit hunian memiliki luas 36 meter persegi dengan layout ruangan meliputi dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur, ruang keluarga, balkon dan tempat menjemur pakaian.


Konsep desain Kampung Susun Bayam mengambil konsep mezzanine (hunian bertumbuh), yang mana pada satu lantai bangunan terdapat dua lantai fungsional. [Democrazy/voi]