Breaking

logo

10 Mei 2022

Artis Asal Aceh Ini Kritik Gelar Teuku Yang Disematkan ke Ganjar Pranowo

Artis Asal Aceh Ini Kritik Gelar Teuku Yang Disematkan ke Ganjar Pranowo

Artis Asal Aceh Ini Kritik Gelar Teuku Yang Disematkan ke Ganjar Pranowo

DEMOCRAZY.ID - Gelar Teuku yang disematkan ke Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat berkunjung ke Aceh menuai protes dari artis Nova Eliza.


Artis kelahiran Banda Aceh itu tak terima dengan pemberian gelar tersebut.


"Saya pribadi sebagai orang Aceh menolak keras pembelian 'Teuku' kepada siapapun kecuali ada garis keturunan," kata Nova Eliza di Instagram @novaelizatime,  Selasa 10 Mei 2022.


Adapun protes dari Nova Eliza itu ketika Nova Eliza membaca portal media yang mengunggah berita Ganjar Pranowo 10 April 2022. 


Isinya soal sang Gubernur Jawa Tengah yang mendapat gelar Teuku. 


Namun jauh sebelum Nova Eliza menuliskan postingan tersebut, Ganjar Pranowo sudah memberikan klarifikasi. 


Ini terlihat saat dia dengan bangga menyandang gelar baru dari Aceh tersebut.


"Perkenalkan Teuku Ganjar Pranowo," tulisnya di Twitter @ganjarpranowo 10 April 2022 lalu.


Ia menambahkan, "Ini adalah gelar kehormatan yang dianugerahkan Majelis Adat Aceh dengan tanda penyematan kopiah mekeutob dan rencong.


Namun setelah menuliskan postingan tersebut, Ganjar Pranowo meralatnya.


"Yang benar adalah Teungku," tulisnya pada 11 April 2022.


Melansir dari berbagai sumber ada perbedaan mencolok antara gelar Teuku dan Teungku. Walaupun gelar ini hanya berbeda satu huruf.


Teuku adalah gelar kebangsawanan untuk seorang laki-laki yang masih keturunan Sultan, raja atau pemimpin Naggroe (negeri).


Sementara Teungku diberikan kepada seseorang yang memiliki pengetahuan agama atau seorang tokoh agama baik laki-laki atau perempuan.


Teungku juga bisa disematkan kepada panggilan atau gelar kepakaran untuk seorang ulama atau ustaz atau guru ngaji. 


Walau pada prakteknya kadang dipakai juga untuk panggilan secara umum untuk laki-laki Aceh. [Democrazy/hops]