-->

Breaking

logo

05 April 2022

Pendeta Saifuddin: Gak Masuk Akal, Enggak Ada Nabi Yang Mengajarkan Salat Jengkang Jengking!

Pendeta Saifuddin: Gak Masuk Akal, Enggak Ada Nabi Yang Mengajarkan Salat Jengkang Jengking!

Pendeta Saifuddin: Gak Masuk Akal, Enggak Ada Nabi Yang Mengajarkan Salat Jengkang Jengking!

DEMOCRAZY.ID - Pendeta Saifuddin Ibrahim seakan tidak ada henti-hentinya untuk memberikan pernyataan kontroversial dengan menyinggung agama Islam.


Setelah berbagai macam pernyataannya, kini pendeta Saifuddin membahas soal ibadah salat umat Islam dan menyebutnya tidak masuk akal.


“Ibadah salat itu enggak masuk akal, enggak masuk dalam logika kebenaran,” ucapnya dikutip dari kanal YouTube Saifuddin Ibrahim yang diunggah pada Senin (4/4/2022).


Menurutnya, hanya Nabi Muhammad yang mengadakan salat lima waktu karena tidak ada satu Nabi pun di Al Kitab yang mengajarkannya.


“Karena ya hanya Muhammad yang mengadakan salat lima waktu. Enggak ada seorang Nabi pun di dalam Al Kitab yang mengajarkan salat jengkang jengking seperti itu,” jelasnya.


Setelah itu, pendeta Saifuddin juga mengutip surat Al-Ma’un ayat 4 dan 5 tentang orang yang celaka meski sudah salat.


Surat Al-Ma’un ayat 4 memiliki arti, “Maka celakalah orang yang salat.”


Kemudian pada ayat lima dijelaskan kalau orang yang celaka maksudnya adalah orang yang lalai dalam salatnya.


“(yaitu) Orang-orang yang lalai terhadap salatnya,” bunyi arti ayat kelima surat Al-Ma'un.


Namun, pendeta Saifuddin sepertinya menganggap bahwa semua orang yang salat justru akan masuk neraka.


“Di dalam Al Quran, yang akan dihukum dan masuk neraka adalah orang yang salat. Surat 107 ayat yang ke-4 ‘maka celakalah orang yang salat’. Nah loh, yang salat celaka. Aneh ini ayat bang Mamat ini. Nah ini salah satu dari 300 ayat (yang ingin ia hapuskan),” ungkap Saifuddin.


Ia menambahkan, “Ayat ini tidak berkata bahwa yang masuk neraka itu orang yang tidak salat, (tapi) orang yang salat.”


Setelah itu, Saifuddin kembali menegaskan kalau orang yang masuk neraka adalah yang salat, bukan orang yang mencuri atau berzina.


Saifuddin mengatakan, “Jadi ayat ini tidak mengatakan ‘nerakalah bagi mereka yang tidak salat, mencuri, berzina’, tapi yang dikatakan masuk neraka yang salat.”


Tak hanya itu, Saifuddin juga menilai bahwa salat merupakan ibadah buatan manusia. Ia bahkan menyebut nama Denny Siregar.


“Inilah bahayanya ibadah buat manusia. Dari Sabang sampai Merauke ibadahnya hanya hafalan, enggak ngerti artinya. Jadi 97 persen muslim itu salat hanya hafalan, termasuk Denny Siregar,” pungkasnya.


“Denny Siregar itu mualaf. Setiap mualaf ya malah salat, paling gaya-gaya doang,” tandasnya. [Democrazy/populis]