Breaking

logo

28 April 2022

Konflik Antar Agama, Puluhan Muslim Dib*ntai di Ethiopia, Masjid dan Al-Quran Dib*kar

Konflik Antar Agama, Puluhan Muslim Dib*ntai di Ethiopia, Masjid dan Al-Quran Dib*kar

Konflik Antar Agama, Puluhan Muslim Dib*ntai di Ethiopia, Masjid dan Al-Quran Dib*kar

DEMOCRAZY.ID - Lebih dari 20 orang Islam tewas dalam serangan terhadap muslim di Kota Gondar, Ethiopia Utara, saat pemakaman seorang tetua muslim pada Selasa, 26 April 2022.


Dewan Urusan Islam Gondar menggambarkan serangan hari Selasa di sebuah pemakaman sebagai pembantaian oleh ekstremis Kristen bersenjata berat.


Para penyerang Kristen menembakkan rentetan senapan mesin berat dan granat yang meninggalkan banyak orang tewas sementara yang lain yang terluka telah dibawa ke rumah sakit.


"Lebih dari 20 orang tewas akibat serangan kemarin. Selain itu ada penjarahan property milik muslim," kata anggota dewan tersebut sebagaimana dilansir Bangkok Post pada 28 April 2022.


Walikota Gondar, Zewdu Malede, mengatakan bahwa insiden itu dilakukan oleh beberapa individu ekstremis. Situasi baru terkendali pada pukul 19.00.


Adapun peristiwa tersebut terjadi di pemakaman muslim dekat masjid yang bertetangga dengan gereja. 


Sayangnya kedua kelompok ini telah berselisih sejak lama. 


Kristen Ortodoks merupakan agama mayoritas di negara ini.


Kekerasan pada hari Selasa lalu tersebut meletus ketika orang-orang bentrok menggunakan batu karena umat muslim dikuburkan di sana.


Namun, pihak Dewan Urusan Islam Gondar menyatakan bahwa tanah tersebut memang milik orang Islam.


"Tempat itu secara historis merupakan kuburan muslim," kata Dewan Urusan Islam.


Sementara itu, Pemerintah setempat dengan tegas menyatakan bahwa sesepuh muslim yang meninggal merupakan seorang ayah bagi penduduk Kota Gondar, Kristen Gondar dan muslim Gondar serta ayah bagi semua dan bersumpah untuk menyelidiki serangan itu dan meminta pertanggungjawaban para pelaku.


“Ada upaya untuk memecah persatuan masyarakat di kota bersejarah Gondar, dengan tujuan menciptakan konflik dengan menggunakan agama sebagai kedok,” kata pemerintah daerah setempat dilansir laman Bangkok Post Kamis 28 April 2022.


Seorang pejabat senior muslim di ibu kota Addis Ababa mengatakan bahwa serangan itu direncanakan dan mengatakan orang-orang bersenjata itu membakar masjid dan alquran.


Di sisi lain Walikota Gondar mengatakan para penyerang adalah ekstremis yang berusaha untuk membakar, menghancurkan, mengacaukan dan menjarah Gondar.


Untuk diketahui, populasi muslim sekitar sepertiga dari populasi Ethiopia yang berjumlah 110 juta dan merupakan minoritas kecil yang didominasi oleh Kristen Ortodoks. [Democrazy/hops]