-->

Breaking

logo

20 April 2022

Gibran Janji Setia ke Warga Solo Meski Berpeluang Pimpin Jateng, Kamu Percaya?

Gibran Janji Setia ke Warga Solo Meski Berpeluang Pimpin Jateng, Kamu Percaya?

Gibran Janji Setia ke Warga Solo Meski Berpeluang Pimpin Jateng, Kamu Percaya?

DEMOCRAZY.ID - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meminta masyarakat agar tidak cemas ditinggal dirinya yang berpotensi menjadi gubernur Jawa Tengah berikutnya.


Gibran bicara demikian mengutip sejumlah lembaga survei yang menyatakan dirinya sangat potensial menjadi Gubernur Jawa Tengah pengganti Ganjar Pranowo.


"Kemarin banyak pemberitaan tentang survei gubernur. Survei Gubernur Jateng, Gibran paling tinggi," kata Gibran di acara Refleksi Kinerja Pemerintahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Selasa (19/4).


"Bapak-ibu tidak perlu takut, tidak perlu gundah, tidak perlu galau dengan pemberitaan-pemberitaan yang ada. Saya dan Pak Teguh akan tetap fokus di Solo menyelesaikan PR-PR yang ada," tambahnya.


Akademisi Universitas Slamet Riyadi (Unisri), Suwardi menganggap wajar jika ada kecemasan masyarakat Solo. 


Pasalnya, saat ini indeks kepuasan masyarakat (IKM) terhadap satu tahun Pemerintahan Gibran-Teguh tergolong tinggi yakni 79,3.


Selain angka IKM yang tinggi, Kepemimpinan personal Gibran juga dinilai positif oleh masyarakat. 


Menurut survei Unisri, 98 persen responden percaya Gibran mampu membawa Kota Solo lebih maju.


Selain itu, Gibran pun masih bisa menjabat sebagai wali kota Solo satu periode lagi.


"Kalau kemudian kariernya Mas Gibran meloncat ke Jateng atau ke mana, pertanyaannya, masyarakat Solo rela enggak?" kata Suwardi di depan Gibran.


Berdasarkan hasil survei Charta Politikca, Gibran adalah tokoh yang paling potensial menjadi Gubernur Jawa Tengah berikutnya lewat Pilkada 2024.


Elektabilitasnya mencapai 28,5 persen dalam survei yang dilakukan 14-19 Februari itu.


Gibran menempati posisi pertama mengalahkan tokoh-tokoh senior seperti Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin (11,3 persen), Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (6 persen), dan FX Hadi Rudyatmo (3,7 persen).


Survei melibatkan sebanyak 1.090 responden yang dipilih menggunakan metode multistage random sampling.


Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka. Ambang batas kesalahan survei ini berada di angka +/- 2.97 persen. [Democrazy/cnn]