-->

Breaking

logo

08 April 2022

Ceramah di Masjid UGM, Anies Tanya ke Jamaah: Enggak Ada Yang Pasang Spanduk Ya?

Ceramah di Masjid UGM, Anies Tanya ke Jamaah: Enggak Ada Yang Pasang Spanduk Ya?

Ceramah di Masjid UGM, Anies Tanya ke Jamaah: Enggak Ada Yang Pasang Spanduk Ya?

DEMOCRAZY.ID - Setelah sebelumnya Ganjar Pranowo menjadi penceramah tarawih di Masjid Kampus UGM, kini giliran Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan turut menghadiri undangan ceramah tarawih di tempat yang sama.


Selepas memberi muqqadimah terkait masa lalunya zaman kuliah, Anies Baswedan menyentil soal pembentangan spanduk yang mengiringi ceramah Ganjar Pranowo pada hari sebelumnya.


"Saya lihat di kampus ini semangat pergerakan masih sangat hidup. Walaupun tadi diumumkan jangan ada spanduk. Alhamdulillah malam ini [saat saya ceramah] gak kelihatan ada yang pasang spanduk, ya?" ucap Anies, diikuti gelak tawa jamaah, seperti dilansr dari channel YouTube Mesjid Kampus UGM, Kamis 7 April 2022.


Lebih lanjut, Anies Baswedan kemudian menceritakan kisah dirinya bersama kawan-kawannya yang notabene aktivis. 


Saat itu dirinya juga pernah membentangkan spanduk dalam aksi memperingati Serangan Umum 1 Maret.


"Tadi pagi ada yang mengirim rekaman, bukan saya sih tapi di grup alumni UGM ada foto tarawih bawa spanduk di belakangnya, ini saya mau cerita pengalaman saya, bukan tadi malam," tuturnya.


Namun raut wajah Anies terlihat memberi apresiasi bangga ketika menceritakan peristiwa spanduk itu. 


Menurutnya, "Bahwa di Gadjah Mada masih terus ada tradisi untuk memikirkan lebih dari sekadar diktat-diktat yang harus dibaca di kelas". Katanya lagi.


Seperti diketahui bahwa di hari sebelumnya, saat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengisi ceramah di Masjid Kampus UGM, ada jemaah yang membentangkan dua spanduk terkait konflik Wadas. 


Kedua spanduk itu bertuliskan #SaveWadas dan KELESTARIAN ALAM BAGIAN DARI IMAN.


Dan sebagai tambahan informasi, Anies Baswedan sendiri kali ini mengisi ceramah bertajuk Manusia Bernilai Menyongsong Indonesia Memimpin Dunia 2045. [Democrazy/hops]