-->

Breaking

logo

09 April 2022

Anak Buah Prabowo Beberkan Alasan Adanya Wacana Penundaan Pemilu, Luhut Jadi Komandan Lapangan!

Anak Buah Prabowo Beberkan Alasan Adanya Wacana Penundaan Pemilu, Luhut Jadi Komandan Lapangan!

Anak Buah Prabowo Beberkan Alasan Adanya Wacana Penundaan Pemilu, Luhut Jadi Komandan Lapangan!

DEMOCRAZY.ID - Politikus Partai Gerindra, Arief Poyuono, menyampaikan dugaan mengapa ada wacana penundaan pemilu 2024 yang membuat publik heboh.


Arief menduga kalau Joko Widodo (Jokowi) sedang menguji loyalitas partai politik koalisi pendukung pemerintah lewat penundaan pemilu atau perpanjang masa jabatan presiden.


Politikus yang juga aktivis buruh itu menyampaikan dugaannya setelah Presiden Jokowi meminta para menterinya berhenti bicara tentang isu tersebut.


“Wacana tiga periode, perpanjangan jabatan, dan penundaan pemilu sepertinya hanya test on the water untuk memastikan loyalitas parpol koalisi terhadap Kangmas Jokowi loh,” ujar Arief melalui layanan pesan pada Jumat (8/4/2022).


Hasilnya, kata mantan wakil ketua umum Partai Gerindra itu, kini parpol yang loyal maupun tidak setia kepada Presiden Ketujuh RI itu sudah terbaca.


Arief juga mengatakan masalah loyalitas parpol koalisi pemerintah ini berkaitan dengan posisi Jokowi sebagai kepala negara


“Ini menyangkut posisi Jokowi apakah sampai 2024 atau tidak,” lanjut Arief.


Melalui isu Jokowi 3 periode, perpanjangan masa jabatan presiden, dan penundaan pemilu tersebut, kata Arief, mantan gubernur DKI itu bisa dilihat mana parpol yang betul-betul loyal kepada suami Iriana tersebut.


“Dari sini parpol koalisi yang loyal untuk mengawal Jokowi hingga akhir masa jabatannya hingga 2024 sudah jelas, yaitu PKB dan Golkar, sedangkan yang lainnya boleh dikatakan kurang loyal,” tuturnya.


Arief menilai parpol selain PKB dan Golkar tidak berani mendukung wacana penundaan pemilu maupun perpanjangan masa jabatan presiden.


“Perlu dicatat, Jokowi itu sangat cerdas dan mengerti banget dan sangat patut pada konstitusi. Dia tahu benar bahwa penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden itu sangat inkonstitusional,” ucap Arief.


Anak buah Prabowo Subianto di Partai Gerindra itu juga menyinggung soal posisi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) dalam wacana Jokowi 3 periode maupun penundaan Pemilu 2024.


“Dalam test on the water ini yang menjadi komandan lapangan, yaitu menteri paling loyal, LBP,” kata Arief Poyuono. [Democrazy/fajar]