-->

Breaking

logo

11 Maret 2022

Widih! Demi Setop Ekspor Bahan Mentah, Jokowi Klaim Tak Takut Digugat Internasional

Widih! Demi Setop Ekspor Bahan Mentah, Jokowi Klaim Tak Takut Digugat Internasional

Widih! Demi Setop Ekspor Bahan Mentah, Jokowi Klaim Tak Takut Digugat Internasional

DEMOCRAZY.ID - Presiden Joko Widodo memastikan akan siap menghadapi gugatan pihak internasional terhadap larangan ekspor mineral yang diberlakukan pada tahun 2023 mendatang. 


Jokowi bakal melarang ekspor bahan mentah nikel, bauksit, tembaga, hingga timah.


“Keberanian itu harus kita lakukan. Kalau kita enggak pernah mencoba, kita enggak akan tahu kita menang atau kalah, kita benar atau enggak” kata Jokowi di Sidang Terbuka Senat Akademik Dies Natalis ke-46 Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (11/3/2022).


Jokowi, diketahui sudah menyetop keran ekspor bahan mentah nikel per 1 Januari 2020. 


Larangan ini membuat Uni Eropa menggugat Indonesia ke Organisasi Perdagangan Internasional (WTO).


“Belum rampung sampai sekarang,” kata Jokowi memberi tahu perkembangan gugatan ini. 


Tapi Jokowi pede dengan kebijakannya karena efeknya diklaim sudah terlihat.


Tujuh tahun lalu, lanjut Jokowi, ekspor bahan mentah nikel Indonesia sekitar US$ 1 sampai 1,5 miliar. 


Usai dilarang, terjadi hilirisasi dan ekspor dilakukan dalam bentuk setengah jadi dan produk jadi.


Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebutkan bahwa nilai ekspornya per 2021 naik jadi US$ 20,8 miliar. 


“Baru satu barang nikel, padahal kita punya bauksit untuk alumnia, tembaga, timah, emas, komoditas perkebunan dan pertanian,” tuturnya.


Kendati gugatan terhadap nikel belum selesai, Jokowi menegaskan akan tetap melarang ekspor bahan mentah bauksit, tembaga, dan timah, tahun depan. 


“Enggak apa-apa digugatin terus, belum tentu kita kalah, tapi belum tentu juga kita menang,” ujarnya. [Democrazy/tmp]