-->

Breaking

logo

12 Maret 2022

Astaga! Antrean Minyak Goreng Makan Korban, Ibu-ibu di Kaltim Sesak Nafas Lalu Meninggal: Ya Allah...

Astaga! Antrean Minyak Goreng Makan Korban, Ibu-ibu di Kaltim Sesak Nafas Lalu Meninggal: Ya Allah...

VIRAL! Antrean Minyak Goreng Makan Korban, Ibu-ibu di Kaltim Sesak Nafas Lalu Meninggal: Ya Allah...

DEMOCRAZY.ID - Kelangkaan minyak goreng yang terjadi di Bumi Mulawarman memang menjadi atensi tersendiri oleh masyarakat.


Beberapa wilayah bahkan sampai memiliki antrean panjang saat pendistribusian atau suatu toko mengumumkan ada stok minyak goreng baru datang.


Tak terkecuali di Berau. Dikabarkan seorang ibu-ibu mengalami sesak nafas saat diduga sedang mengantre untuk membeli minyak. 


Video berdurasi beberapa detik bahkan viral di media sosial (Medsos) Instagram.


Salah satu akun informasi @berauterkini mengunggah video tersebut. 


Dari rekaman, nampak kegaduhan terjadi. Asalnya dari peristiwia seorang ibu-ibu yang pingsan dan kemudian mengalami sesak nafas.


Warga yang melihat fenomena itu lantas panik, kemudian ada beberapa orang juga yang membantu ibu-ibu tersebut untuk keluar dari antrean.


"Kenapa itu? Orang jatuh oy, orang jatuh oi," kata suara ibu-ibu lain yang ada di video tersebut.


"Ya Allah jatuh," sambung yang lain.


Saat dijenguk, kondisi ibu-ibu itu sudah mengkhawatirkan. 


Digendong oleh seorang pria, dikabarkan pula bahwa ibu-ibu tersebut langsung di bawa ke rumah sakit terdekat. 


Nahas, ibu-ibu malang itu tak terselamatkan. Katanya, dia meninggal dunia.


Keterangan video yang diberikan admin juga menjelaskan hal senada. Ia mengatakan bahwa ibu-ibu itu telah wafat.


"Seorang wanita Sabtu (12/3/2022) pagi mendadak pingsan ketika hendak antri minyak goreng di Teluk Bayur. Namun saat perjalanan ke RS wanita itu wafat," jelasnya.


Admin dari akun tersebut juga meminta agar ibu-ibu yang mengantre untuk membeli minyak goreng untuk bisa hati-hati. Serta tak panik dalam melakukan pembelian.


"Turut berduka cita untuk keluarga yang ditinggalkan. Kepada ibu ibu tetap hati hati ya," katanya. [Democrazy/suara]