-->

Breaking

logo

18 Maret 2022

Tak Puas Jokowi Sebut Stunting Turun, Megawati: Pokoknya Harus Tidak Ada, Titik!

Tak Puas Jokowi Sebut Stunting Turun, Megawati: Pokoknya Harus Tidak Ada, Titik!

Tak Puas Jokowi Sebut Stunting Turun, Megawati: Pokoknya Harus Tidak Ada, Titik!

DEMOCRAZY.ID - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri mengkritik pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait kondisi stunting atau kekerdilan di Indonesia saat ini.


Menurutnya, kasus stunting seharusnya tidak sekadar mengalami penurunan, tetapi tidak boleh terjadi lagi di Indonesia.


"Pak Jokowi bilang stunting sudah mulai ada penurunan, buat saya, saya tidak puas. Stunting harusnya tidak ada di republik ini dengan anemia. Titik. Bisakah itu dilakukan? Tentunya bisa," kata Megawati dalam webinar 'Mencegah Stunting untuk Generasi Emas' yang digelar Tribunnews, Kamis (17/3).


Ia menyampaikan, masalah pencegahan stunting bukan terkait anggaran, melainkan tentang cara komunikasi pemangku kebijakan kepada masyarakat.


Menurutnya, pejabat publik seharusnya memberikan arahan kepada masyarakat dengan kalimat sederhana mengenai cara untuk memenuhi nutrisi anak sebagai langkah pencegahan stunting.


"Saya selalu diomongkan, kalau orang miskin duitnya nggak ada. Tapi coba, kamu punya kebun tidak? Mengapa tidak ditanam di kebon itu hal-hal yang praktis untuk jadi makanan, misalnya sawi, kangkung, bayam, itu kan mudah," kata Megawati.


Sebagai informasi, Jokowi menginstruksikan jajarannya untuk menurunkan angka stunting di Indonesia menjadi 14 persen pada 2024 mendatang alias turun dari angka stunting 24,4 persen pada 2021.


Jokowi menunjuk Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), sebagai pelaksana percepatan penurunan angka stunting nasional. 


BKKBN pun harus memastikan intervensi yang dilakukan tepat sasaran untuk menurunkan angka stunting. [Democrazy/trb]