-->

Breaking

logo

22 Maret 2022

Pendeta Saifudin Ibrahim: Muslim Sendiri Yang Menistakan Islam, Mereka Tak Mampu Jalankan Agamanya!

Pendeta Saifudin Ibrahim: Muslim Sendiri Yang Menistakan Islam, Mereka Tak Mampu Jalankan Agamanya!

Pendeta Saifudin Ibrahim: Muslim Sendiri Yang Menistakan Islam, Mereka Tak Mampu Jalankan Agamanya!

DEMOCRAZY.ID - Pendeta kontroversial, Saifudin Ibrahim menyebut bahwa yang menistakan Islam adalah umat Muslim sendiri lantaran tak mampu menjalankan agamanya dengan baik. 


Pernyataan Pendeta Saifudin Ibrahim sebut Muslim sendiri lah yang menistakan agama Islam ia sampaikan lewat videonya yang tayang di kanal YouTube Bamtri Channel, seperti dilihat pada Selasa 22 Maret 2022.


Dalam video berjudul ‘Saifudin: Islam Dinista Oleh Umatnya Sendiri’ itu, tampak Pendeta Saifudin mengaku takin bahwa yang melakukan penistaan terhadap Islam adalah umat Muslim sendiri.


Menurut Saifudin Ibrahim, sebanyak 64,7 persen umat Islam merupakan pelaku yang menistakan agama mereka sendiri. 


“Saudara-saudara, saya yakin dengan prosentase terbaru yang saya baca bahwa yang melakukan penistaan terhadap Islam itu adalah dari Muslim sendiri. 64,7 persen pelakunya adalah Muslim sendiri,” ungkapnya.


Ia pun mengungkapkan alasan Muslim menistakan Islam. 


Menurutnya, hal itu lantara mereka tidak mampu menjalankan agamanya sendiri dengan baik. 


“Kenapa mereka menistakan agamanya sendiri? Yah karena tentu saja mereka tidak mampu melakukan ajaran agamanya dengan baik,” tuturnya. 


Muslim penista Islam itu, kata Saifudin, termasuk tokoh-tokoh agama yang hanya mau melakukan kewajiban agamanya apabila dilihat orang lain.


“Termasuk yang mengaku tokoh-tokoh agama, mungkin dia melakukan kewajiban agamanya karena (ingin) dilihat orang,” ujar Saifudin. 


Adapun ketika orang-orang Muslim berada di rumah, menurut Pendeta Saifudin Ibrahim, banyak dari mereka yang malas menjalankan kewajibannya sebagai umat Islam. 


“Sementara dalam rumahnya, saya percaya mereka malas melakukan kewajiban (agama) dia gak akan melakukannya,” ujarnya. [Democrazy/terkini]