-->

Breaking

logo

19 Maret 2022

Pendeta Saifuddin Muncul Lagi, Kini Sebut Al-Qur'an Buatan Arab Tak Cocok Untuk Indonesia

Pendeta Saifuddin Muncul Lagi, Kini Sebut Al-Qur'an Buatan Arab Tak Cocok Untuk Indonesia

Pendeta Saifuddin Muncul Lagi, Kini Sebut Al-Qur'an Buatan Arab Tak Cocok Untuk Indonesia

DEMOCRAZY.ID - Pendeta Saifuddin Ibrahim kembali muncul dengan sebuah video terbarunya di chanel YouTube miliknya. 


Pria yang mengaku sebagai mualaf ini, menilai, kita suci Al-Quran adalah buatan orang Arab. 


Dia mengatakan, Al-quran  tidak cocok dipakai di Indonesia. 


"Kitab Suci abad ke-7 itu buatan Arab. Tidak cocok untuk Indonesia, tidak cocok untuk Amerika. Walaupun katanya rahmatalillahamin, rahmat untuk alam semesta," kata Saifuddin Ibrahim lewat videonya sesaat lalu, dikutip Sabtu 19 Maret 2022.


Dia menilai, Al-quran terlalu memaksakan kehendak orang untuk memeluk Islam. 


"Rahmat untuk seluruh Alam bagaimana, memaksakan kehendak. Memaksakan orang lain untuk ikut agama itu," ucap Saifuddin Ibrahim. 


Lebih lanjut, Pendeta Saifuddin mengatakan bahwa Mahfud MD membenci lapangan non muslim. Dia bilang tahu sifat Mahfud MD dari raut wajahnya. 


"Diperkeruh oleh Mahfud MD . Jadi keliatan sekali kebenciannya terhadap non Islam. Ketika lihat air mukanya itu," kata Saifuddin. 


Saifuddin heran Mahfud MD menanggapi usulannya menghapus 300 ayat Al-quran. 


Sebab itu dia usulkan ke Menteri Agama, bukan ke Mahfud MD selalu Menko Polhukam. 


"Itukan saya usulkan ke Menteri Agama, bukan. Bukan ke Mahfud MD. kenapa saudara tersinggung. Ya kalau tidak dihapus tidak apa-apa. Saya ga ngomong sembarangan kok  saya guru Alquran saya guru sejarah Islam," tuturnya. [Democrazy/fin]