-->

Breaking

logo

23 Maret 2022

Mendag Lutfi Jadi Bahan Tertawaan Ekonom Dunia, Rocky Gerung: Dia Nggak Punya Rasa Malu, Ini Bahaya!

Mendag Lutfi Jadi Bahan Tertawaan Ekonom Dunia, Rocky Gerung: Dia Nggak Punya Rasa Malu, Ini Bahaya!

Mendag Lutfi Jadi Bahan Tertawaan Ekonom Dunia, Rocky Gerung: Dia Nggak Punya Rasa Malu, Ini Bahaya!

DEMOCRAZY.ID - Pengamat politik dan akademisi Rocky Gerung mengomentari pernyataan kontroversial Mendag Lutfi terkait fluktuasi harga minyak goreng.


Rocky Gerung menilai ucapan Mendag Lutfi hanya akan jadi bahan tertawaan ekonom dunia akibat tak mempunyai rasa malu.


Rocky Gerung mempertanyakan logika pernyataan Mendag Lutfi yang menawarkan pilihan dilematis mengenai harga minyak goreng saat stok langka dan melimpah.


"Seorang menteri yang paham ekonomi bikin dalil yang diketawakan oleh seluruh ekonom dunia. Dalam hukum ekonomi, begitu barang melimpah pasti harganya turun tuh, kalo ada kelangkaan pasti harganya naik," kata Rocky Gerung sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Rocky Gerung Official pada Rabu, 23 Maret 2022.


Rocky Gerung menilai ucapan Mendag Lutfi hanya menunjukkan sikap kebingungan dari yang bersangkutan.


Mantan pengajar sekaligus alumni Universitas Indonesia (UI) itu mengungkapkan, pernyataan tersebut hanya membuat Mendag Lutfi menjadi bulan-bulanan 'emak-emak'.


"Ini kan hanya menunjukkan beliau bingung. Kalau ditanya pada emak-emak tuh mending lu turun atau gw seret," ujarnya.


Lebih lanjut, Rocky Gerung kemudian menyarankan Mendag Lutfi agar segera mundur dari jabatannya.


Sebab kata dia, Mendag Lutfi akan terus jadi bulan-bulanan publik terkait isu minyak goreng jika tak bersedia mengundurkan diri.


"Jadi sebetulnya, poin-poin dari publik 'Lebih baik mundur aja deh, nanti kasihan nih Pak Lutfi diolok-olok dan dikejar-kejar terus soal minyak goreng ini'," katanya.


Di sisi lain, Rocky Gerung juga menyampaikan bahwa Presiden Jokowi harus bertanggung jawab atas kinerja Mendag Lutfi yang dianggap buruk oleh masyarakat.


Menurutnya, jika Presiden Jokowi tidak mau mengambil alih tanggung jawab, Mendag Lutfi akan terus jadi bulan-bulanan publik akibat sikapnya yang seolah tidak mempunyai rasa malu.


"Selama presiden tidak mau ambil tanggung jawab, selama itu dia jadi sasaran, jadi boneka, jadi bulan-bulanan. Ini yang bahaya kalau menteri itu nggak punya rasa malu," ujar dia.


Terakhir, Rocky Gerung mengingatkan bahaya yang terjadi jika kekuasaan membius seseorang hingga tak mengerti bahwa yang bersangkutan sudah 'ditelanjangi' oleh rakyatnya sendiri.


"Jadi bahaya betul kalau kekuasaan itu membius orang, sehingga dia nggak ngerti lagi tuh bahwa dia sebetulnya udah telanjang, tapi dia masih pakai baju sutra," tuturnya. [Democrazy/kabes]