-->

Breaking

logo

02 Maret 2022

Mahasiswa NU Kartu Merah Menag Yaqut: Sudah Waktunya Mundur, Kalau Tidak Kita Turun ke Jalan Paksa Dia Mundur!

Mahasiswa NU Kartu Merah Menag Yaqut: Sudah Waktunya Mundur, Kalau Tidak Kita Turun ke Jalan Paksa Dia Mundur!

Mahasiswa NU Kartu Merah Menag Yaqut: Sudah Waktunya Mundur, Kalau Tidak Kita Turun ke Jalan Paksa Dia Mundur!

DEMOCRAZY.ID - Aliansi Mahasiswa Nahdatul Ulama (AMNU) mendesak Yaqut Cholil Qoumas segera mundur sebagai Menteri Agama (Menag).


Itu buntut dari ucapan Menag Yaqut yang membandingkan suara pengeras adzan dengan gonggongan anjing.


Menurut Ketua Bidang Hukum dan Ham AMNU Naufal Farhan, ucapan Menag Yaqut tersebut sudah bikin gaduh masyarakat.


“Sudah saatnya untuk mundur cuma bikin gaduh. Kalau tidak, kita akan turun ke jalan memaksanya untuk mundur,” kata Naufal dalam keterangannya diterima, Rabu (2/3/2022).


Karena itu, Naufal menyerukan kepada semua mahasiswa NU siap turun ke jalan mendesak Menag Yaqut mundur dari jabatannya.


“Menyerukan kepada semua mahasiswa muslim untuk turun ke jalan guna menurunkan Bapak Yaqut Chalil Qoumas,” ajaknya.


Ia mengatakan, Menag Yaqut sudah tidak pantas menjadi menteri karena sering membuat gaduh umat beragama.


“Menteri agama sudah melenceng terlalu jauh dan membuat gaduh umat muslim di Indonesia,” tegasnya.


Menurutnya, Indonesia membutuhkan pemimpin yang adil dan bisa menghargai perbedaan sesama beragama.


“Saat ini Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang dapat berlaku adil dan bijaksana, yang memegang teguh Islam di dalam dirinya,” ucapnya.


“Tidak seperti apa dilakukan oleh Mentri Agama saat ini yang hanya membuat kegaduhan di tengah masyarakat,” sambungnya.


Karena itu, tambah Naufal, AMNU memberikan kartu merah kepada Menag Yaqut atas apa yang telah dia ucapkan.


“Kami memberikan kartu merah kepada Bapak Yaqut Chalil Qoumas dan meminta beliau untuk mundur dari jabatannya,” tandasnya. [Democrazy/pojoksatu]