-->

Breaking

logo

12 Maret 2022

Luhut Mengaku Akan Berhenti Jadi Menteri Jika Jokowi 3 Periode

Luhut Mengaku Akan Berhenti Jadi Menteri Jika Jokowi 3 Periode

Luhut Mengaku Akan Berhenti Jadi Menteri Jika Jokowi 3 Periode

DEMOCRAZY.ID - Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengaku, jika masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) diperpanjang atau menjadi 3 periode, dirinya akan berhenti menjadi menteri. 


Kalau diminta oleh Jokowi, Luhut akan memilih menjadi penasihat presiden saya.


Luhut telah berbicara banyak soal wacana penundaan Pemilu Serentak 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden. 


Hal disampaikan Luhut saat menjadi narasumber di channel YouTube Deddy Corbuzier yang ditayang, Jumat (11/3/2022).


"Cukuplah, saya kalau pun diminta, jadi penasihat bolehlah, tapi kalau jadi begini-begini (menteri) lagi, sudah cukuplah," kata Luhut.


Luhut mengatakan dirinya akan membantu Presiden Jokowi hingga tahun 2024 dan setelahnya dia memilih berhenti menjadi menteri. Apalagi, kata dia, Tahun 2024, usia sudah 77 tahun.


"Kalau saya kan sudah ndak, saya tahun 2024, kalau Tuhan kasih semua baik-baik, sudah 77 tahun, saya nggak mau lagi-lah," ungkap Luhut.


Luhut mengakui, tidak mudah menjadi menteri. Dirinya mencurahkan seluruh pikiran, tenaga, dan energi membantu Presiden Jokowi untuk membangun negara ini.


"Kita tahu diri-lah. Capek juga ngurus republik ini. Jangan orang pikir ini gampang. Gampang kalau kamu ngomong sendiri, tetapi kalau kau nyatukan (capek)," tandas dia.


Selain itu, Luhut juga menuturkan akan lebih banyak menghabiskan waktu pasca-2024 bersama istri dan keluarganya. 


Selama menjadi menteri, dia mengaku terlalu sibuk dan hanya sedikit waktu bersama istri dan keluarganya.


"Saya mau ngurusin bini saya saja, bini saya sudah tua kan. Emang mau karier apa lagi saya,” pungkas Luhut. [Democrazy/beritasatu]