-->

Breaking

logo

22 Maret 2022

Heboh Putin Mau Dilengserkan Dari Kursi Presiden Rusia, Sosok Ini Jadi Penggantinya

Heboh Putin Mau Dilengserkan Dari Kursi Presiden Rusia, Sosok Ini Jadi Penggantinya

Heboh Putin Mau Dilengserkan Dari Kursi Presiden Rusia, Sosok Ini Jadi Penggantinya

DEMOCRAZY.ID - Vladimir Putin akan dicopot dari jabatannya sebagai Presiden Rusia. 


Laporan Ukraina, yang belum diverifikasi intelijen Barat, menyebut sekelompok elit Rusia kini berkonspirasi untuk menggulingkannya.


Ia, tulis Kepala Direktorat Intelijen Kementerian Pertahanan Ukraina, akan disingkirkan dengan segala cara. 


Termasuk, katanya dalam Facebook resmi, dengan upaya pembunuhan.


Menurut Newsweek, kelompok ini juga sudah menunjuk calon penggantinya. 


Ia adalah Direktur Layanan Keamanan Federal (FSB) Alexander Bortnikov.


Bortnikov sendiri memiliki latar yang sama pengan Putin. 


Heboh Putin Mau Dilengserkan Dari Kursi Presiden Rusia, Sosok Ini Jadi Penggantinya

Pria kelahiran 1951 itu, juga bergabung sebagai mata-mata di Komite Keamanan Negara (Komitet Gosudarstvennoy Bezopasnosti/KGB) Uni Soviet than 1975.


KGB merupakan cikal bakal FSB di Rusia saat ini. Diyakini keduanya bahkan pernah bertugas bersama di Leningrad dan sejak itu hubungan keduanya dekat.


Bortnikov bukan seorang yang bersih. Ia pun sempat dituding terlibat kematian mata-mata Rusia yang membelot di Inggris, Alexander Litvinenko di 2015, yang diracun dengan polonium.


Menurut media Rusia, ia telah dianugerahi gelar Pahlawan Federasi Rusia, gelar kehormatan tertinggi di Rusia. 


Ia juga mendapat pangkat Jenderal Angkatan Darat.


Bortkinov saat ini disebut sedang tak akur dengan Putin. Ia disalahkan Putin karena "kesalahan perhitungan serangan ke Ukraina" yang dianggap terlalu lama dan mahal".


"Bortnikov dan departemennya bertanggung jawab untuk menganalisis suasana hati penduduk Ukraina dan kapasitas tentara Ukraina," kata Direktorat tersebut. [Democrazy/cnbc]