-->

Breaking

logo

28 Maret 2022

Beredar Foto Luhut Tengah Berbincang Dengan Puan Maharani Diduga Sedang Bahas Tunda Pemilu

Beredar Foto Luhut Tengah Berbincang Dengan Puan Maharani Diduga Sedang Bahas Tunda Pemilu

Beredar Foto Luhut Tengah Berbincang Dengan Puan Maharani Diduga Sedang Bahas Tunda Pemilu

DEMOCRAZY.ID - Sebuah foto memperlihatkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan duduk satu meja dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani beredar di media sosial.


Salah satu akun Twitter @OnlyFrens yang mengunggah foto itu turut menarasikannya sebagai upaya Luhut Binsar Pandjaitan melobi Puan Maharani. 


Namun, akun tersebut tidak begitu detail menyampaikan konteks pertemuan antara Puan yang didampingi oleh suaminya Hapsoro Sukmonohadi atau yang akrab disapa Hepi.


“Ada yang sedang melobi mba Puan. Tebak siapa?” kata akun @OnlyFrens sambil mengunggah foto pertemuan itu.


Dari foto tersebut, pertemuan antara Luhut Binsar Pandjaitan dengan Puan Maharani didampingi suaminya itu terjadi di sebuah restoran. 


Puan terlihat santai mengenakan kaos hitam sementara Luhut dengan gaya pakaian kerjanya, kemeja putih dan celana hitam.


Luhut yang terekam oleh kamera tengah berbicara serius dengan Puan. 


Seperti tengah menyampaikan sesuatu terhadap anak Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu.


Foto ini kemudian menjadi ramai dibicarakan oleh warganet menyusul isu Puan Maharani akan dijadikan Cawapres Jokowi bilamana pemilu 2024 diundur. 


Dijadikannya Puan sebagai Cawapres ini merupakan barter atas sikap PDI Perjuangan yang menolak pemilu ditunda. 


Meskipun isu ini, telah dibantah Puan Maharani.


Sementara Luhut Binsar Pandjaitan belakangan diasumsikan publik sebagai “aktor” di balik wacana penundaan pemilu. 


Hal ini mengemuka saat Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang setuju pemilu ditunda kerap bertemu dengan Luhut.


Dalam satu kesempatan, Luhut juga pernah menegaskan bahwa dari big data yang dimilikinnya 100 juta percakapan di media sosial menginginginkan agar pemilu 2024 ditunda. [Democrazy/rmol]