-->

Breaking

logo

27 Februari 2022

Sebut Ada Bungker Senjata di Masjid, Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Dipolisikan

Sebut Ada Bungker Senjata di Masjid, Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Dipolisikan

Sebut Ada Bungker Senjata di Masjid, Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Dipolisikan

DEMOCRAZY.ID - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sidoarjo melaporkan Bupati Ahmad Muhdlor ke Polda Jatim atas pernyataannya tentang dugaan 15 kecamatan yang terpapar radikalisme hingga masjid berisi senjata. 


Sebelum melakukan laporan, mereka melakukan aksi di depan Mapolda Jatim, Jumat (25/2). 


Para mahasiswa membentangkan berbagai spanduk dan poster berisi tulisan “Bupati Ngawur”, “Buktikan ada bungker senjata di Sidoarjo”, dan “Amankan Sidoarjo”. 


Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Sidoarjo Adit Hananta mengatakan ucapan Gus Muhdlor sangat mencederai umat muslim. 


Untuk itu, dia meminta Kapolda Jatim mengusutnya.


"Kami sama-sama tidak sepakat dengan radikalisme dan menyetujui bahwa NKRI adalah harga mati," ujar Adit di SPKT Polda Jatim saat itu. 


Menurutnya, narasi yang dibangun Gus Muhdlor terkait bungker senjata di salah satu masjid Kecamatan Sedati adalah informasi yang menyesatkan. 


Dia juga menilai apa yang disampaikan Bupati Sidoarjo itu adalah suatu kebohongan yang luar biasa karena dari penelusuran yang dilakukan di masjid-masjid dan klarifikasi Bakesbangpol Sidoarjo, data itu tidak ada.


“Apa yang disampaikan Gus Muhdlor kami tindaklanjuti sebagai penyesatan pembohongan publik. Ini sudah menyebarkan informasi hoaks yang harus disikapi dengan mengambil langkah hukum," kata dia. 


Dia juga mengatakan hal yang paling menyakitkan diucapkan Gus Muhdlor, yaitu terkait dengan perkembangan radikalisme yang terjadi di masjid dan kampus. 


Pernyataan itu disebut Adit ada dalam video.


"Itu sungguh menjadi tuduhan yang luar biasa bagi kami umat Islam karena masjid adalah simbol tempat kami beribadah," tandas Adit. [Democrazy/jpnn]