Breaking

logo

12 Januari 2022

Ustadz Yusuf Mansur Sebut Ada Aktor Intelektual Ingin Rusak Nama Baiknya: Ada Grand Design!

Ustadz Yusuf Mansur Sebut Ada Aktor Intelektual Ingin Rusak Nama Baiknya: Ada Grand Design!

Ustadz Yusuf Mansur Sebut Ada Aktor Intelektual Ingin Rusak Nama Baiknya: Ada Grand Design!

DEMOCRAZY.ID - Ustaz Yusuf Mansyur melaporkan sejumlah pihak yang disebutnya melakukan penggiringan opini. 


Beberapa di antaranya ialah penggugat Yusuf atas dugaan wanprestasi ke Pengadilan Negeri Tangerang.


Kuasa hukum Ustaz Yusuf Mansur, Deddy DJ, menyebut adanya oknum yang sengaja memanfaatkan momentum untuk mencari keuntungan pribadi. 


"Klien kami dalam hal ini Ustaz Yusuf Mansur mengambil langkah hukum yang tegas terhadap oknum-oknum yang sengaja memanfaatkan popularitasnya Ustaz Yusuf Manusr untuk mencari keuntungan diri pribadinya," kata Deddy DJ pada Rabu, (12/1/22). 


Deddy juga menyebut bahwa tudingan investasi bodong yang menyasar kliennya adalah tidak benar. 


"Melakukan penggiringan opini dengan mengatakan bahwa Ustaz Yusuf Mansur adalah penipu, pembohongan publik, investasi bodong. Padahal faktanya, investasi itu ada, bukan bodong. Yang namanya bodong kalau fakta bisnisnya objeknya itu tidak ada."


Adapun beberapa orang yang dilaporkan Yusuf Mansur adalah inisial P, D, L, dan N. 


"Yang kita laporkan ada beberapa orang, salah satu di antaranya adalah aktor intelektual yang membuat bola liar seakan-akan YM itu adalah penipu."


Deddy DJ menyebut adanya 'aktor intelektual' yang senegaja ingin merusak nama baik Ustaz Yusuf Mansur. 


"Ada sebuah grand design yang pengen menghancurkan nama baiknya Ustaz Yusuf Mansur. Hari ini kita laporkan aktor intelektualnya, termasuk orang-orang yang sengaja kemarin melakukan gugatan."


Lebih lanjut, Deddy menegaskan bahwa produk investasi yang dijanjikan oleh Yusuf Mansur memang benar-benar ada. 


Setiap investor juga telah mengantongi sertifikat dan modalnya akan dikembalikan dalam 10 tahun. 


"Bisnis patungan usaha. Dan mereka yang inves itu punya bukti kepemilikan dalam bentuk setrifikat. Jelas di dalam sertifikat itu, kalau seandainya bisnis itu running dan sudah menghasilkan, maka dia akan mendapatkan 8% per tahun. Kemudian, modal yang mereka setorkan itu akan dikembalikan dalam jangka waktu 10 tahun." [Democrazy/hops]