-->

Breaking

logo

02 Januari 2022

Dianggap Sukses Jalankan Tugas Jokowi, Airlangga Hartarto Jadi Tokoh Paling Diinginkan Publik di Pilpres 2024

Dianggap Sukses Jalankan Tugas Jokowi, Airlangga Hartarto Jadi Tokoh Paling Diinginkan Publik di Pilpres 2024

Dianggap Sukses Jalankan Tugas Jokowi, Airlangga Hartarto Jadi Tokoh Paling Diinginkan Publik di Pilpres 2024

DEMOCRAZY.ID - Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Airlangga Hartarto menjadi tokoh yang diinginkan publik menjadi pemimpin Indonesia pasca Presiden Joko Widodo pada 2024 mendatang.


Hal itu merupakan hasil survei yang dilakukan oleh lembaga Panel Survei Indonesia (PSI).


Temuan Lembaga PSI didasarkan pada aspek kepemimpinan pasca Presiden Joko Widodo pada tahun 2024-2029 yaitu aspek ekonomi, pemerintahan yang bersih dan stabilitas politik dan keamanan.


"Maka Airlangga Hartarto sebagai tokoh yang diinginkan dan dipilih," ujar Direktur Eksekutif PSI, Andri Gunawan dalam keterangannya yang diterima, Minggu (2/1).


Airlangga Hartarto kata Andri, memperoleh tingkat elektabilitas sebesar 18,3 persen dengan disusul oleh Prabowo Subianto di posisi kedua dengan elektabilitas sebesar 16,2 persen. 


Selanjutnya di posisi ketiga adalah, Ganjar Pranowo sebesar 14,4 persen.


Kemudian, tokoh selanjutnya memiliki elektabilitas di bawah 6 persen. Yaitu, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di posisi keempat dengan elektabilitas 5,9 persen, Sri Mulyani 5,4 persen, Anies Baswedan 3,3 persen, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin 3,2 persen, Puan Maharani 3,2 persen, Moeldoko 3,1 persen, Sandiaga Uno 3,1 persen, Harry Tanoesoedibjo 2,4 persen.


"Agus Harimurti Yudhoyono 2,3 persen, Ridwan Kamil 1,9 persen, Khofifah Indar Parawansa 1,9 persen, Erick Thohir 1,7 persen dan yang belum memilih 13,7 persen," pungkas Andri.


Survei ini dilakukan pada 14 sampai dengan 29 Desember 2021 dengan melibatkan 1.820 orang responden yang tersebar di 34 Provinsi di Indonesia.


Survei ini dilakukan dengan metode multi stage random sampling dengan tingkat toleransi kesalahan kurang lebih sekitar 2,3 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.


Menanggapi survei ini, pengamat politik, Emrus Sihombing mengatakan, survei tersebut memperlihatkan bahwa Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Ketua Umum Partai Golkar dilirik oleh masyarakat karena keberhasilannya menjalankan tugas dari Jokowi.


"Terutama untuk bidang Perekonomian, dan ini memiliki hubungan yang signifikan dengan keinginan masyarakat bahwa kepemimpinan nasional pasca Jokowi paling diinginkan 89,9 persen masyarakat menginginkan kemajuan ekonomi," kata Emrus. [Democrazy/rmol]