-->

Breaking

logo

28 Desember 2021

Universitas Paramadina: Giring DO dari Kampus Dua Kali

Universitas Paramadina: Giring DO dari Kampus Dua Kali

Universitas Paramadina: Giring DO dari Kampus Dua Kali

DEMOCRAZY.ID - Wakil Rektor Universitas Paramadina Fatchiah Kertamuda membenarkan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha pernah berkuliah di kampus tersebut. 


Namun, Giring juga tercatat dua kali putus studi (drop out/DO).


"Iya [drop out], tidak menyelesaikan ya, banyak hal lah ya," kata Fatciah, Selasa (28/12).


Fatchiah mengungkapkan Giring pertama kali mendaftar di Universitas Paramadina pada 2002 dengan jurusan Hubungan Internasional. 


Namun, pada 2011, Giring DO dari kampus tersebut. Fatchiah tidak mengetahui secara detail alasan Giring putus studi. 


Ia menduga, kesibukan Giring dalam bermusik menjadi salah satu penyebabnya.


Fatchiah juga mengaku tidak mendengar adanya catatan buruk yang dilakukan Giring sebagai mahasiswa. 


Berdasarkan informasi yang ia dapat, Giring cukup aktif saat awal-awal perkuliahan.


"Giring itu pernah daftar di tahun 2002 pertama kali mendaftar di Paramadina. Tapi memang tidak menyelesaikan studinya karena memang waktu itu kan dia lagi aktif ya sama bandnya," jelasnya.


"Kalau saya enggak cukup kenal tapi anaknya aktif. Sebagai mahasiswa sudah sesuai aturan cuma waktu menyelesaikan studinya yang agak ini ya," imbuhnya.


Kemudian di tahun 2017, Giring mendaftar kembali sebagai mahasiswa di Paramadina dengan jurusan yang sama. 


Namun, studinya itu kembali terhenti pada semester 2020/2021.


"Memang mungkin alasannya seragam. Sehingga baru sesemester, tidak lagi aktif ya. Jadi akhirnya ada SK keluarlah semester genap 2020/2021 status pemberhentian dia sebagai mahasiswa," ujar Fatchiah.


Isu mengenai Giring DO dari kampus muncul tak lama setelah eks vokalis Nidji itu menyampaikan pidato yang diduga menyinggung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. 


Kemudian, soal status pendidikan Giring diungkapkan salah satu netizen lewat akun @EnggalPamukty pada Senin (27/12) di Twitter.


Juru Bicara PSI Ariyo Bimmo mengaku heran banyak pihak menanggapi pidato Giring itu malah dengan menyerang masalah pribadi. 


Padahal, kata dia, seharusnya pihak yang tak setuju dengan pidato Giring itu bisa mendebat pernyataan tersebut.


"Saya heran mengapa tanggapannya menjadi ad hominem? Mengapa tidak didebat saja argumentasi PSI mengenai pemimpin 2024? Apakah ini karena apa yang disampaikan Giring tidak bisa dibantah sehingga harus masuk ke soal-soal seperti ini?" ujarnya saat dihubungi Selasa siang.


Dari penelusuran di laman https://pddikti.kemdikbud.go.id/ yang diakses pada Selasa petang, Giring sempat mengenyam pendidikan di Universitas Paramadina mengambil program studi Hubungan Internasional. 


Pada laman itu diketahui eks vokalis Nidji itu memulai pendidikannya di Universitas Paramadina pada 2004 silam hingga akhirnya Giring DO dari kampus pada 2011.


Ia memulai kuliah pada tahun 2004. Giring terlihat terdaftar sebagai mahasiswa di Universitas Paramadina pada semester ganjil 2004, lalu dinyatakan Drop Out atau putus studi pada semester ganjil 2011. 


Selama berkuliah, Giring tercatat aktif pada lima semester, dan sisanya berstatus cuti.


Kemudian masih di laman yang sama, Giring pun terdaftar kembali di jurusan HI Universitas Paramadina pada jurusan yang sama 2017 silam. 


Tercatat perkuliahan aktif pada semester pertama, tujuh semester berikutnya yakni sampai semester genap 2020 dia tercatat cuti. [Democrazy/cnn]