Trending Tagar #DitanganJokowiRIHancur, Penghinaan Terhadap Agama dan Umat Islam Marak di Mana-Mana! | DEMOCRAZY News | Indonesian Political News -->

Breaking

logo

Minggu, 05 Desember 2021

Trending Tagar #DitanganJokowiRIHancur, Penghinaan Terhadap Agama dan Umat Islam Marak di Mana-Mana!

Trending Tagar #DitanganJokowiRIHancur, Penghinaan Terhadap Agama dan Umat Islam Marak di Mana-Mana!

Trending Tagar #DitanganJokowiRIHancur, Penghinaan Terhadap Agama dan Umat Islam Marak di Mana-Mana!

DEMOCRAZY.ID - Tagar “Di Tangan Jokowi RI Hancur” sedang trending di Twitter pada Minggu, 5 Desember 2021 dengan cuitan sudah mencapai 10,9 ribu. 


Salah satu cuitan dalam tagar itu menyinggung bahwa di rezim Presiden Joko Widodo alias Jokowi, penghinaan terhadap agama dan umat Islam semakin marak. 


Netizen dengan nama akun @mhbmuhi*** ini juga menyoroti bahwa di rezim Jokowi, hukum dipermainkan sesuai selera penguasa. 


“Tidak ada keadilan, kemungkaran terhadap ajaran Agama, pelecehan dan penghinaan terhadap Agama dan Ummat Islam, marak di mana-mana. Penegak hukum jadi penghancur hukum,” katanya.


Trending Tagar #DitanganJokowiRIHancur, Penghinaan Terhadap Agama dan Umat Islam Marak di Mana-Mana!


cuitan-cuitan dalam tagar ini memang menyoroti berbagai persoalan di rezim Jokowi, termasuk soal isu agama.


Netizen dengan nama akun @Oposisi_Kecil menyoroti soal kontradiksi perlakuan terhadap ulama yang mengadakan reuni dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang membunuh aparat hingga masyarakat sipil. 


“Ulama bikin reuni super damai dincam pidana!! KKB bunuh polisi, TNI, dan masyarakat dieluk!!” kata netizen tersebut. 


“Ancaman dari Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes E Zulpan tidak lain karena peduli dengan masyarakat dan khususnya kelompok 212,” tambahnya.


Selain itu, ada pula netizen yang menyinggung soal pembubaran Front Pembela Islam (FPI) dan juga aksi mereka yang membantu korban bencana.


Trending Tagar #DitanganJokowiRIHancur, Penghinaan Terhadap Agama dan Umat Islam Marak di Mana-Mana!


“Barusan nonton video lama dengan caption ‘Pemerintah resmi membubarkan FPI’,” kata @InSrikandi__***. 


“TAPI GAK ADA CAPTION: ‘Pemerintah resmi mengambil alih aktivitas FPI membantu para korban bencana alam di seluruh wilayah Indonesia’. Kenapa?” sambungnya. 


Cuitan itu dibalas netizen lain yang mengatakan bahwa FPI memang selalu terdepan dalam membantu masyarakat korban bencana. 


“Sedangkan pemerintahan yang korup mengenyampingkannya karena yang ada di otaknya adalah bagaimana caranya merampok dana bansosnya,” kata @ms_muam***. [Democrazy/terkini]