Survei Indikator: 72% Masyarakat Puas dengan Kinerja Jokowi | DEMOCRAZY News | Indonesian Political News -->

Breaking

logo

Minggu, 05 Desember 2021

Survei Indikator: 72% Masyarakat Puas dengan Kinerja Jokowi

Survei Indikator: 72% Masyarakat Puas dengan Kinerja Jokowi

Survei Indikator: 72% Masyarakat Puas dengan Kinerja Jokowi

DEMOCRAZY.ID - Kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Jokowi terpantau meningkat di November. 


Menurut survei Indikator Politik terkait kinerja presiden, penanganan COVID-19, pemulihan ekonomi pasca pandemi dan peta elektoral terkini di November 2021, sebanyak 72% responden mengaku puas dengan kinerja Jokowi.


Sebelumnya pada survei September lalu, persentase kenaikan atas kinerja Jokowi mencapai 63%. 


Jumlah kepuasan terhadap kinerja Jokowi di November ini pun naik cukup jauh dari Juli 2021 yang hanya mencapai 59% dan merupakan kepuasan terendah selama 6 tahun terakhir.


“Ada sekitar 72% yang sangat puas dan cukup puas terhadap kinerja Presiden Jokowi. Trennya di Juli 2021 itu terendah, 59%. Terendah dalam 6 tahun terakhir,” ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi dalam paparan survei secara virtual, Minggu (5/12).


“Nah dalam 2-3 bulan ini naik 13%. Nah ini approval rating-nya sekarang paling tinggi selama pandemi 2 tahun terakhir. Dari September 63% ke November 72%,” imbuh dia.


Menurut survei, 10,6% responden mengaku sangat puas, sementara 61,4 puas dengan kinerja Jokowi. 


Meski masih ada 24,5% yang mengaku kurang puas, 2,8% yang tidak puas sama sekali, dan 0,7% yang tidak tahu.


Burhanuddin menerangkan peningkatan kepuasan tersebut bisa jadi disebabkan oleh dua faktor utama. 


akni peningkatan ekonomi dan penanganan COVID-19 yang terpantau terus membaik.


“Ada dua faktor utama. Pertama adalah keputusan ekonomi. Mereka yang mengatakan ekonomi memburuk itu turun. Nah kedua, penanganan COVID-19. Tentu ada beberapa pejabat yang turut bantu Presiden, misal Pak Airlangga, Pak Luhut, yang berjibaku dalam pemulihan ekonomi dan penanganan COVID-19. Tapi ya overall dua itu,” papar dia.


Burhanuddin mengungkap faktor demografi yang mempengaruhi kepuasan masyarakat terhadap kinerja Jokowi. 


Ada kecenderungan bahwa wilayah Sumatera Barat dan Aceh yang diketahui tak mendukung Jokowi selama pilpres, mayoritas mengaku tak puas dengan kinerja Presiden.


“Etnik Minang masih lebih rendah dibanding lain. Tapi di luar itu tingkat kepuasan relatif lebih tinggi dari semua segmen. Kemudian dari sisi warga, warga desa lebih puas dari kota,” terang dia.


Adapun NTB yang saat pilpres tak mendukung Jokowi kini justru menunjukkan peningkatan kepuasan terhadap kinerja Presiden. Burhanuddin menduga, ini dipengaruhi oleh sirkuit Mandalika yang belum lama ini diresmikan.


“Karena kita oversample di Sumatera kita bisa cek juga, jadi provinsi yang paling tidak puas Sumbar. Kemudian aceh. Di luar itu Jambi, Bangbel, puas. Jateng, Jatim Bali Nusa puas. NTB meningkat tajam, mungkin karena Mandalika. Karena dari sisi pilihan NTB juga enggak pilih Jokowi sama dengan Sumbar dan Aceh,” tandasnya.


Survei digelar pada 2 - 6 November 2021 terhadap 2.020 responden yang dipilih secara acak.


Sampel berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional dan merupakan WNI yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah.


Sebanyak 2.020 responden itu diwawancarai tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Margin of error kurang lebih 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%. [Democrazy/kmpr]