Sebut Paus Fransiskus Meninggal, Pembawa Berita TV Dibanjiri Kritikan | DEMOCRAZY News | Indonesian Political News -->

Breaking

logo

Minggu, 26 Desember 2021

Sebut Paus Fransiskus Meninggal, Pembawa Berita TV Dibanjiri Kritikan

Sebut Paus Fransiskus Meninggal, Pembawa Berita TV Dibanjiri Kritikan

Sebut Paus Fransiskus Meninggal, Pembawa Berita TV Dibanjiri Kritikan

DEMOCRAZY.ID - Seorang pembawa berita TV dibanjiri kritikan setelah menyebut pemimpin Katolik dunia, Paus Fransiskus, telah meninggal.


Pembawa berita ITV, Kylie Pentelow, salah sebut bahwa Paus Fransiskus telah meninggal saat melaporkan acara Natal Tahunan Paus, Sabtu (25/12/2021).


Kylie tengah membicarakan mengenai tradisi Paus, pidato Natal Urbi et Orbi di Vatikan saat ia melakukan blunder tersebut.


Meski merangkum pernyataan Paus terkait kesetaraan vaksin dan pengakuan yang lebih besar terhadap masalah global, Kylie mengatakan bahwa pemimpin Katolik itu telah meninggal.


“Ia mengatakan vaksin seharusnya bisa didapat bagi mereka yang paling membutuhkan,” ujarnya di studio berita ITV dikutip dari The Sun.


“Kematiannya telah diumumkan…” tambahnya saat menyiarkan berita itu.


Kylie pun dengan cepat mengoreksi perkataannya.


“Eh, maafkan saya,” ujarnya kepada para pemirsa sebelum kemudian berpindah ke segmen selanjutnya.


Tapi para warganet yang mendengarkan komentar tersebut langsung memberikan kritikan kepadanya.


“Reporter berita di ITV mengumumkan secara tak sengaja bahwa Paus telah meninggal, kemudian langsung berpindah sebelum menyelesaikan pengumuman. Berwajah begitu datar,” ujar salah seorang pengguna Twitter.


“Apakah mereka secara tak sengaja mengumumkan paus telah mati di ITV?” ujar pengguna Twitter lainnya.


Bahkan ada yang mempertanyakan kenapa hal tersebut bisa terjadi.


Sedangkan ada yang membuat lelucon terkait kejadian tersebut.


“Jika Paus meninggal dalam enam jam ke depan, polisi akan mengetuk pintu ITV News,” tulisnya.


Sementara itu, ada yang membela kesalahan yang dilakukan Kylie.


“Seseorang berikan pembawa berita ini minuman, secepatnya. Kita semua pasti pernah melakukan kesalahan,” cuitnya di microblog tersebut.


Kritikus TV, Scott Bryan, membagikan rekaman video tersebut di media sosial dan kemudian mengklarifikasi kondisi Paus.


“Hanya ingin mengonfirmasikan, Paus tidak meninggal,” tulisnya. [Democrazy/ktv]