-->

Breaking

logo

27 Desember 2021

Satu Penjara Bareng Habib Rizieq Shihab, Habib Ali: Saya Orang yang Beruntung

Satu Penjara Bareng Habib Rizieq Shihab, Habib Ali: Saya Orang yang Beruntung

Satu Penjara Bareng Habib Rizieq Shihab, Habib Ali: Saya Orang yang Beruntung

DEMOCRAZY.IDSalah satu mantan petinggi Front Pembela Islam (FPI), Ustaz Ali bin Alwi Alatas mengungkapkan perasaan yang dialami tatkala mendekam di penjara bersama Habib Rizieq Shihab (HRS).


Diketahui, Ustaz Ali merupakan salah satu mantan petinggi FPI yang sempat menjabat sebagai sekretaris lembaga dakwah.


Ustaz Ali bersama Habib Rizieq dan beberapa orang lainnya dipenjara terkait kasus kerumunan dan pelanggaran protokol kesehatan pada November 2020 silam.


Ketika hadir dalam sebuah acara di saluran YouTube milik ahli hukum tata negara, Refly Harun, Ustaz Ali menyampaikan perasaannya ketika harus ditahan di penjara bersama HRS.


Ustaz Ali dengan lugas mengatakan bahwa dirinya bersyukur bisa berada di satu penjara dengan Habib Rizieq. 


Bahkan dia menegaskan tidak merasa ada kesedihan apapun.


“Saya pribadi tanpa pikir panjang, saya mensyukuri karena dalam diri saya sendiri, saya adalah orang yang beruntung. Ketika masuk di dalam penjara bersama Habib Rizieq. Jadi saya enggak sedih, enggak mikir gimana-gimana,” kata Ustaz Ali dikutip pada Senin, 27 Desember 2021.


Berbeda dari kebanyakan orang yang terjerat kasus hukum dan harus ditahan, Ustaz Ali justur merasa bahagia.


Di dalam rutan sendiri, dia bersama para penghuni tahanan lainnya, termasuk Habib Rizieq malah bercanda dan menghibur satu sama lain.


“Kita bahagia, kita bisa temani guru kita, orang tua juga. Jadi tanpa rasa sedih kita turun, kita ketemu Habib, kita bercanda. Jadi orang kan biasanya sedih masuk penjara, tapi ini kita senang,” ujarnya.


Lebih lanjut Ustaz Ali juga mengaku tak sepenuhnya gembira ketika harus bebas dari penjara dan lebih dulu meninggalkan Habib Rizieq.


“Gembiranya enggak 100 persen, artinya ada rasa sedih karena kita tinggalkan yang masih di sana (penjara). Di sisi lain senang juga bisa bertemu lagi ke keluarga, ke istri, ke anak,” tandasnya. [Democrazy/hops]