-->

Breaking

logo

26 Desember 2021

PSI Diminta Tunjukan Bukti Tudingan Anies Pembohong

PSI Diminta Tunjukan Bukti Tudingan Anies Pembohong

PSI Diminta Tunjukan Bukti Tudingan Anies Pembohong

DEMOCRAZY.ID - Tudingan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha diminta membuktikan tudingan bahwa Gubernur DKI Jakarta adalah pembohong dan intoleran. 


Tudingan yang sering disampaikan oleh Giring di beberapa kesempatan tersebut dinilai tak memiliki dasar bukti, hingga mengarah pada fitnah.


“Secara politik saya kira sah-sah saja PSI mencoba memainkan peran itu, tapi yang perlu menjadi catatan adalah kritik-kritik PSI harus mengedepankan data-data objektif. Jadi tidak hanya sekedar jargon-jargon yang seperti jargon bohong, dan lain sebagainya,” kata akademisi Universitas Paramadina Septa Dinata saat dihubungi di Jakarta, Minggu, 26 Desember 2021.


Menurut dosen Komunikasi Politik Islam ini, kritik menggunakan data dan fakta sangat dibutuhkan oleh masyarakat agar tidak terkesan fitnah, karena setiap kritik kepada publik figur akan menjadi pengingat bagi khalayak, apalagi opini yang disampaikan oleh Giring selama ini hanyalah pembohong atau intoleran.


“Dengan mengungkapkan fakta-fakta dan data-data yang dapat mendukung opini mereka terhadap Pemerintahan Anis Baswedan,” ujarnya.


Dikatakan penulis buku ini, DKI Jakarta adalah pemerintahan lokal, tetapi interesnya nasional, karena semua orang di Indonesia punya kepentingan di Jakarta.


“Jadi kritikan kepada Gubernur Jakarta adalah hal yang biasa,” katanya.


Septa Dinata menyarankan agar mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu menangkal kritik PSI dengan bukti kerjanya, tanpa harus menyerang balik PSI sebagaimana mereka melakukannya.


“Saya kira pihak Pemprov DKI atau Pak Anies tak perlu melakukan serang ke PSI, hanya perlu melakukan konter yang baik saja. Tidak perlu menyerang balik PSI ini secara personal dengan menuduh PSI sebagai partai yang hanya fokus terhadap DKI Jakarta dan sebagainya. Intinya Pemprov DKI menunjukkan bukti-bukti dan data saja,” jelasnya.


Sekedar informasi, Giring Ganesha terhitung sudah beberapa kali menyerang Anies Baswedan, yang paling fenomenal  adalah  pernyataan Giring yang menyebut Anies gubernur pembohong pada  September 2021 lalu.


Terbaru Giring juga melontarkan hal yang sama saat memberikan pidato acara puncak peringatan HUT Ke-7 PSI di Ballroom Djakarta Theater, beberapa hari lalu.


Giring Ganesha mengklaim masa depan Indonesia bakal  kacau balau jika kelak Presiden yang memimpin negara ini adalah orang-orang yang punya rekam jejak memainkan isu SARA dan politisasi agama.


Memang Giring tidak menyebutkan nama Anies Baswedan dalam pidatonya itu namun banyak pihak menyampaikan pernyataan itu dialamatkan untuk orang nomor satu di Jakarta itu. [Democrazy/kba]