-->

Breaking

logo

04 Desember 2021

NasDem Dukung Anies Baswedan? Refly Harun: Mereka Kecewa dengan Jokowi Soal Jatah Kabinet

NasDem Dukung Anies Baswedan? Refly Harun: Mereka Kecewa dengan Jokowi Soal Jatah Kabinet

NasDem Dukung Anies Baswedan? Refly Harun: Mereka Kecewa dengan Jokowi Soal Jatah Kabinet

DEMOCRAZY.ID - Pengamat politik yang juga merupakan pakar hukum tata negara, Refly Harun merespon penghargaan dari Metro TV kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebagai Gubernur terbaik atau Best Governor for Inclusive Economic Growth di ajang People of The Year 2021 Metro TV.


Refly menilai, penghargaan itu hal yang menarik. Sebab Metro TV milik Surya Paloh- Katua Umum Partai Nasional Demokrasi atau NaseDem.


“Menarik adalah kok ini diberikan oleh Metro TV. Yang kita tahu bahwa ini adalah media corong bagi NasDem, atau lebih tepat corong bagi pemiliknya Surya Paloh,” ucap Refly Harun dikutip kanal YouTube-nya, Sabtu (4/12/2021).


Refly mengatakan, penghargaan itu membentuk opini masyarakat bahwa NasDem akan mendukung Anies Baswedan di Pilpres 2024.


“Orang langsung berimajinasi ke 2024. Dan itu tidak salah. Walaupun belum final pastinya. Karena tidak ada kawan dan lawan yang abadi di dalam politik,” ujarnya.


Padahal, pada Pilkada DKI Jakarta 2016, NasDem mendung Basuki Tjahja Purnama atau Ahok untuk melawan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. 


Begitu juga pada Pilpres, NaseDem yang paling pertama mendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Dukungan ke Jokowi dilanjutkan di periode kedua.


“Pada Pilpres 2019, Metro TV atau NasDem yang juga lebih dulu mengusungkan Jokowi sebagai calon Presiden. Sampai ada slogan: Jokowi presiden ku, NasDem Partai ku,” katanya.


Sikap NasDem yang mulai bermanuver mendukung Anies ini, menurut Refly Harun, karena ada kekecewaan kepada Jokowi terkait pembagian jabatan di pos-pos penting.


“Ini analisa politik ya, NasDem agak kecewa dengan pembagian kursi kabinet di 2019. Mereka kehilangan pos strategis yaitu Jaksa Agung yang sebelumnya milik mereka melalui Prasetyo (Muhammad Prasetyo),” ucap Refly Harun.


Kata dia, meskipun punya kontribusi besar ke Jokowi, namun NasDem tidak mendapat kursi kabinet yang lebih baik dari tahun sebelumnya.


“Kenapa? karena bilangan pembaginya lebih banyak dari periode sebelumnya. Pada periode sebelumnya, bilangan pembagi hanya pada NasDem, Hanura, PDIP dan PKB. Hanya 4 Partai saja. Kini sekarang ada 7 Partai parlemen yang mendukung (Jokowi),” ucapnya.


“Yang jelas ini adalah kode keras dari MasDem, untuk mau mengusung Anies Baswedan walaupun belum final. Maka bagi Anies akan ada 3 partai yang mendukung Anies,” tutur Refly Harun. [Democrazy/fin]