Muzani ke Kader Gerindra: Mari Yakinkan Rakyat, Prabowo Presiden untuk 2024! | DEMOCRAZY News | Indonesian Political News -->

Breaking

logo

Jumat, 03 Desember 2021

Muzani ke Kader Gerindra: Mari Yakinkan Rakyat, Prabowo Presiden untuk 2024!

Muzani ke Kader Gerindra: Mari Yakinkan Rakyat, Prabowo Presiden untuk 2024!

Muzani ke Kader Gerindra: Mari Yakinkan Rakyat, Prabowo Presiden untuk 2024!

DEMOCRAZY.ID - Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani meminta seluruh kader, dari pengurus pusat hingga daerah, meyakinkan rakyat Jawa Barat (Jabar), bahwa sang ketum, Prabowo Subianto, adalah presiden untuk 2024. 


Hal itu untuk mempertahankan Jabar sebagai basis kekuatan Prabowo dan Gerindra.


Arahan itu disampaikan Muzani dalam Musyawarah Daerah (Musda) Tidar Jawa Barat pada Jumat (3/12/2021). 


Muzani menekankan bahwa Jawa Barat merupakan 'kandang' Prabowo dan Gerindra.


"Jawa Barat adalah kandang Prabowo. Jawa Barat adalah kandang Gerindra. Maka predikat ini harus dipertahankan pada Pemilu 2024. Caranya dengan terus berjuang demi rakyat Jawa Barat yang lebih baik. Kita harus terus meyakinkan rakyat Jabar bahwa Gerindra adalah pilihan tepat dan Prabowo presiden untuk 2024," kata Muzani dalam keterangannya, Jumat (3/12).


Muzani mengatakan konsistensi menjadi kunci untuk kemenangan Prabowo di Jawa Barat pada 2024 nanti. 


Partai Gerindra, katanya, harus konsisten untuk meyakinkan rakyat Jabar bahwa Prabowo adalah pilihan yang tepat.


"Karena itu, yang diperlukan sebuah partai politik untuk mempertahankan itu adalah konsistensi dengan tujuan yang mulia dan tulus. Serta tidak ada pembelokan di tengah jalan. Pembelokan ini yang kadang-kadang membuat kita sering nyasar dan tidak sampai pada tujuan kita," ujarnya.


Muzani mengatakan Jabar telah menjadi basis suara Prabowo dan Gerindra sejak Pemilu 2014 hingga Pemilu 2019. 


Peningkatan jumlah suara Gerindra di Jabar cukup signifikan hingga pada Pemilu 2019, Gerindra mendapatkan 25 kursi di Jabar.


"Untuk mempertahankan pencapaian ini kita harus berterima kasih kepada rakyat Jawa Barat. Maka, cara berterima kasih kita harus kita sampaikan dengan tetap melaksanakan kerja politik yang konsisten. Membela rakyat Jawa Barat dalam suka dan duka, membela rakyat Jawa Barat dalam susah maupun senang. Dengan begitu, kita akan tetap menang, menang, dan menang," ucap Muzani.


Menurut Muzani, perjuangan membela rakyat itu bisa dilakukan dengan cara-cara modern. 


Misalnya melalui ponsel yang saat ini telah menjadi senjata perjuangan politik modern dan bahkan memberikan pengaruh terhadap proses produksi, konsumsi, serta perilaku politik.


"Dengan handphone-mu, yakinkanlah rakyat. Kenapa handphone? Karena handphone telah menjadi teman sejati setiap orang. Semua orang ketika bangun tidur, pertama kali yang dicari adalah handphone. 


Sebelum tidur pun yang diletakkan terakhir handphone. Handphone telah menjadi segala-galanya. Perilaku politik juga ditentukan oleh handphone. Perilaku konsumsi juga demikian, termasuk proses produksi saat ini dipengaruhi oleh handphone," tegas Muzani.


"Maka, setiap kader muda Gerindra harus menjadikan handphone sebagai alat perjuangan politik untuk meyakinkan rakyat. Dengan begitu, kemenangan Prabowo dan Gerindra di Jawa Barat bisa berkelanjutan. Kita harus jadikan Jawa Barat sebagai kandang Prabowo. Kita harus jadikan rakyat Jawa Barat yang ajek, sekali Gerindra tetap Gerindra," tambah Ketua Fraksi Gerindra DPR itu.


Muzani menambahkan, Partai Gerindra bukanlah partai kos-kosan. 


Gerindra, kata dia, bukan partai yang bisa disewa seperti taksi yang bisa diarahkan sesuka penumpangnya.


"Gerindra bukan partai kos-kosan. Gerindra bukan taksi yang bisa dicarter. Maka, untuk bisa mengisi kepemimpinan yang akan datang diperlukan regenerasi. Gerindra memerlukan kader-kader yang benar dan loyal. 


Sebab, kalau partai politik menyadarkan dirinya sebagai partai kos-kosan, maka partai itu akan rapuh karena tidak berakar pada rakyat. 


Maka partai harus menyadarkan diri bahwa perjuangan tidak boleh berhenti setelah pemilu. Itulah alasan kenapa kita membentuk organisasi sayap partai, supaya perjuangan ini terus bergerak dan berakar sampai ke lapisan paling bawah, sampai ke rakyat di kampung-kampung dan desa-desa," tutupnya.


Dalam kegiatan Musda Tidar Jabar ini turut dihadiri sejumlah elite Gerindra, seperti Waketum M Irfan Yusuf Hasyim atau Gus Irfan, Ketua DPD Gerindra Jabar M Taufik, Ketua Umum Tidar, Aryo Djojohadikusumo, serta beberapa anggota DPR RI Gerindra dapil Jabar, seperti Mulyadi, Obon Tabroni, Sodik Mujahid, dan Jefry Romdhoni. [Democrazy/dtk]