Breaking

logo

26 Desember 2021

Menteri di Korsel Mundur Gegara Anaknya Mencatut Namanya Saat Lamar Kerja

Menteri di Korsel Mundur Gegara Anaknya Mencatut Namanya Saat Lamar Kerja

Menteri di Korsel Mundur Gegara Anaknya Mencatut Namanya Saat Lamar Kerja

DEMOCRAZY.ID - Sekretaris Senior Presiden Korea Selatan, Kim Jin-kook, jadi perbincangan media mancanegara lantaran memutuskan mundur dari jabatannya. 


Uniknya, ia kehilangan jabatan berkat ulah anak kandungnya sendiri dengan mencatut nama sang ayah saat melamar kerja ke perusahaan.


Mengutip Koreajoongangdaily, Kim Jin-kook sempat menjadi bulan-bulanan media Korea Selatan lantaran putranya memanfaatkan jabatan sang ayah untuk mendapatkan pekerjaan. 


Hal itupun membuat dirinya malu hingga didesak mundur.


Dikabarkan, putra Kim Jin-kook yang berusia 31 tahun kepergok mencantumkan nama besar ayahnya yang bekerja sebagai Sekretaris Senior Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in. 


Sang putra disebut menulis nama ayahnya di CV miliknya untuk mempermudah dirinya mendapat pekerjaan di berbagai perusahaan.


MBC merupakan media lokal setempat yang pertama kali membeberkan aksi anak Kim Jin-kook itu. 


CV miliknya itupun dilaporkan tersebar dengan mencantum nama ayahnya yang sangat dekat dengan Presiden Korea Selatan saat melamar ke 5 perusahaan besar di Negeri Ginseng tersebut.


Hal itupun menuai polemik lantaran putranya dianggap telah menyalahi aturan dengan memanfaatkan jabatan Kim Jin-kook. 


Apalagi, mencantumkan nama seorang ayah untuk mempermudah mendapatkan pekerjaan dianggap sangat tidak pantas.


Bahkan, dari CV tersebut dikabarkan putra Kim Jin-kook mengumbar nama ayahnya. 


Ia menyebut bahwa dirinya adalah anak dari Sekretaris Senior Presiden untuk urusan sipil. 


Tidak hanya itu, sang putra juga menyebut kelima perusahaan tersebut akan dibantu ayahnya untuk menjalankan bisnis.


"Ayah saya adalah Kim Jin-kook, sekretaris senior untuk urusan sipil. Ayahku akan memberikan banyak bantuan mencapai impian perusahaan ini. Percayalah, bantu aku untuk melebarkan bisnis dan bekerja di sini," bunyi tulisan yang tertera di CV putra Kim Jin-kook.


Begitulah catutan nama yang dibuat oleh Putra Sekretaris Senior Presiden Moon Jae-in kepada 5 perusahaan itu. 


Tak ayal, CV itupun memicu kecaman dari publik setempat lantaran hal tersebut dianggap telah menyalahi aturan.


Sementara itu, usai viral dan ramai diperbincangkan, putra Kim Jin-kook kemudian meminta maaf kepada publik. 


Ia mengaku khilaf lantaran sangat ingin bekerja di 5 perusahaan tersebut hingga mencatut nama ayahnya di CV miliknya.


"Saya khilaf. Saya seharusnya tidak melakukan hal tersebut. Saya benar-benar minta maaf. Saya memang ingin bekerja di perusahaan itu," ucap putra Kim Jin-kook kepada media setempat seperti dikutip dari Koreajoongangdaily.


Tak ayal, akibat ulah putranya hingga membuat dirinya dan keluarga malu, Kim Jin-kook memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya.  Ia mundur pada Selasa (21/12/2021) kemarin. 


Selain itu, ia juga meminta maaf atas perlakuan anaknya yang mencatut namanya untuk mendapat pekerjaan. 


Di samping itu, sebagai seorang ayah, ia juga mengaku bersalah karena tidak mendidik anaknya dengan benar. 


Apalagi, sebagai Sekretaris Senior Presiden, keluarganya seharusnya menjadi contoh bagi rakyat Korea Selatan.


"Saya sangat meminta maaf karena telah menyebabkan kekhawatiran kepada banyak orang. Saya merasa bersalah sebagai seorang ayah. Saya percaya bahwa perilaku anak saya tidak pantas dan sepenuhnya karena kelalaian saya. Saya selalu berpikir bahwa pejabat publik yang melayani rakyat tidak boleh menyalahgunakan jabatan," ucap Kim Jin-kook kepada awak media. [Democrazy/kmpr]