Keluarga Korban Penembakan Oknum Polisi di Exit Tol Bintaro Enggan Bicara Terkait Para Saksi: Saya Nggak Mau Bicara! Takutkah? | DEMOCRAZY News | Indonesian Political News -->

Breaking

logo

Minggu, 05 Desember 2021

Keluarga Korban Penembakan Oknum Polisi di Exit Tol Bintaro Enggan Bicara Terkait Para Saksi: Saya Nggak Mau Bicara! Takutkah?

Keluarga Korban Penembakan Oknum Polisi di Exit Tol Bintaro Enggan Bicara Terkait Para Saksi: Saya Nggak Mau Bicara! Takutkah?

Keluarga Korban Penembakan Oknum Polisi di Exit Tol Bintaro Enggan Bicara Terkait Para Saksi: Saya Nggak Mau Bicara! Takutkah?

DEMOCRAZY.ID - M Aruan salah satu korban selamat dalam peristiwa penembakan yang terjadi pada sepekan  (26/11) lalu, di Exit Tol Bintaro, belum dapat dimintai secara rinci mengenai peristiwa tersebut.


Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu keluarga korban M Aruan, dengan berinisial A seorang perempuan.


Menurut A, dirinya tidak mengetahui sedemikian hal, tentang rombongan yang satu mobil dengan salah satu keluarganya tersebut, yaitu M Aruan.


"Baik sopir itu, korban lainnya, saya kurang tahu, saya fokus pada keluarga saya M Aruan," ujar A saat dikonfirmasi, Sabtu (04/12/2021) siang.


A pun secara tegas mengungkapkan tak bisa memberikan penjelasan secara detail siapa teman korban tersebut, baik tujuan dan profesi yang dikerjakan oleh korban salah satu keluarganya tersebut.


"Saya kurang begitu tahu yah, maupun itu pekerjaannya saya kurang tahu juga," sambungnya.


Baginya, kini pihak keluarga tengah fokus dengan keluarga korban yaitu M Aruan, yang diketahui masih berada di rumah sakit.


"Ya begitu saja yah, kami ingin salah satu keluarga kami (M Aruan) ini segera pulih, dan kami tidak mengetahui hal-hal yang sedemikian.


Menanggapi jika para saksi yang berada dilokasi tidak pernah muncul di hadapan publik oleh pihak kepolisian, dirinya juga tak bisa memberikan penjelasan terkait hal tersebut.


"Ya saya gak tahu, semua sudah diserahkan kepada pihak keluarga, apapun itu, dan saya gak mau bicara juga sama siapapun," pungkasnya.


Sebelumnya diketahui, kepolisian telah mengamankan Ipda OS (Anggota PJR Polda Metro Jaya).


Saat ini masih belum terungkap adalah soal pemicu, Ipda OS melakukan penembakan hingga memakan dua korban, di mana salah satunya meninggal dunia.


Adapun belakangan muncul inisial O tersebut melapor ke Ipda OS, jika Suzuki Ertiga dengan nopol B 1879 RFJ yang tengah dibawa, dikuntit oleh beberapa mobil. 


Adapun termasuk M Aruan dan Poltak Pasaribu dari Hotel Kedaton, di Sentul Bogor Jawa Barat. 


Sementara informasi yang dihimpun oleh Poskota.co.id pihak kepolisian membantah jika tidak ada kaitannya dengan pejabat DPRD DKI Jakarta. 


Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan, mengklarifikasi perihal warga berinisial O yang merupakan staf khusus Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, melapor kepada Ipda OS karena merasa telah dibuntuti.


"Enggak ada kaitannya. Jadi izin diluruskan, tidak ada kaitannya sama sekali, itu enggak ada kaitannya," ujar Zulpan kepada wartawan, Jumat (3/12/2021). [Democrazy/poskota]