Jokowi Diminta Setop Bangun Bandara Baru, Lebih Baik Rawat yang Sudah Ada | DEMOCRAZY News | Indonesian Political News -->

Breaking

logo

Minggu, 26 Desember 2021

Jokowi Diminta Setop Bangun Bandara Baru, Lebih Baik Rawat yang Sudah Ada

Jokowi Diminta Setop Bangun Bandara Baru, Lebih Baik Rawat yang Sudah Ada

Jokowi Diminta Setop Bangun Bandara Baru, Lebih Baik Rawat yang Sudah Ada

DEMOCRAZY.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan perbaikan di Bandara Halimperdanakusuma karena landasan pacu sudah tidak mulus. 


Hal tersebut membuat Bandara Halimperdanakusuma akan ditutup mulai 1 Januari 2022 dari aktivitas penerbangan.


Pengamat Penerbangan, Arista Atmadjati, menilai perbaikan runway di Bandara Halim Perdanakusuma memang harus dilakukan. 


Apalagi, Indonesia sedang menyiapkan diri sebagai tuan rumah pertemuan G20.


“Kalau Bandara Halim karena untuk persiapan rapat G20 ya untuk parkir delegasi dan logistik peserta G20, masuk akal direvitalisasi,” kata Arista saat dihubungi, Minggu (26/12).


Momentum perbaikan Bandara Halimperdanakusuma sebaiknya diikuti untuk bandara lainnya di Indonesia. 


Arista mengatakan dibanding membuat bandara baru, lebih baik mengoptimalkan bandara lama yang sudah ada.


“Sebaiknya stop dulu bangun atau upgrade bandara-bandara baru. Optimalkan rawat bandara yang ada dulu sambil lihat tren pemulihan pergerakan penumpang tahun 2022,” ungkap Arista.


Arista mengakui saat ini pergerakan penumpang pesawat masih belum begitu ramai karena dampak pandemi COVID-19. 


Ia berharap pemerintah juga memperhatikan nasib bandara khususnya yang di luar Jawa.


“Yang perlu diperhatikan banget adalah angkutan barang udara e-commerce yang stuck barang numpuk sekali di Soetta dan Halim karena operating hours bandara di luar Jawa terbatas sampai jam 5 sore dan flight approval cuma sekali pakai,” ungkap Arista.


“Itu sangat menyulitkan pebisnis angkutan barang kargo sehingga barang-barang numpuk enggak keangkut,” tambahnya. [Democrazy/kmpr]