-->

Breaking

logo

05 Desember 2021

Jelang Muktamar NU, Gus Yaqut: Sebagai Ketum GP Ansor Sikap Saya Jelas, Regenerasi!

Jelang Muktamar NU, Gus Yaqut: Sebagai Ketum GP Ansor Sikap Saya Jelas, Regenerasi!

Jelang Muktamar NU, Gus Yaqut: Sebagai Ketum GP Ansor Sikap Saya Jelas, Regenerasi!

DEMOCRAZY.ID - Ketum Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Yaqut C. Qoumas atau biasa disapa Gus Yaqut akhirnya secara terbuka mengemukakan dukungannya dalam gelaran Muktamar NU mendatang.


Gus Yaqut secara terbuka mengungkapkan bahwa pilihannya adalah terkait regenerasi di tubuh kepengurusan PBNU.


Regenerasi itu artinya, ia menolak Said Aqil untuk menjadi ketua PBNU untuk kali ketiga dalam struktur kepengurusan PBNU.


Pria yang juga menjabat Menteri Agama itu lantas menjelaskan, hal ini berdasarkan Rakornas GP Ansor bahwa regenerasi mutlak dilakukan.


“Sebagai Ketua Umum GP Ansor sikap saya atas pilihan di Muktamar NU 17-19 Desember 2021, sangat jelas, karena didasarkan pada keputusan Rakornas. Regenerasi mutlak dilakukan,” kata Gus Yaqut di akun resminya @YaqutCQoumas sebagaimana dilihat, Minggu siang (5/11).


Gus Yaqut yang merupakan adik dari Gus Yahya bahkan secara tersirat untuk mendukung kakaknya itu untuk maju sebagai calon ketua PBNU.


Gus Yahya sendiri digadang-gadang jadi penantang paling kuat Said Aqil Siradj sebagai salah satu ketua PBNU.


“Sebagai saudara kandung muda, Allah Yarham Abah mengajarkan untuk tidak menentang dan bertentangan sesama saudara. Apalagi  saudara lebih tua. Ikuti dan dukung sebisanya,” tambah Gus Yaqut.


Menolak Jabatan Menag akan Terlibat Kontestasi Muktamar


Gus Yaqut juga menolak jabatannya sebagai menteri agama dianggap ikut memengaruhi jalannya muktamar nanti.  


"Sebagai pembantu Presiden, saya tidak terlibat dalam kontestasi karena memang negara hanya bersifat fasilitasi atas kegiatan dan dinamika Ormas. Kalau sampai di sini nggak paham juga, mungkin kita perlu ngopi lebih banyak dan piknik lebih jauh."


Satu hal yang menarik dari cuitan Gus Yaqut adalah, ia sepertinya membocorkan jadwal pasti muktamar.


Dalam keputusan resminya, muktamar akan digelar 23-25 Desember, tapi karena efek PPKM Level 2 yang diberlakukan sehari setelah Muktamar, maka terjadi debat terkait maju-mundur Muktamar.


Di cuitan itu, Gus Yaqut menyebut tanggal 17-19 Agustus 2021 sebagai jadwal muktamar, alih-alih tanggal resmi Muktamar dari panitia.


Jadi, apakah Muktamar jadi tanggal itu? Belum ada yang tahu pasti.


Satu hal yang pasti, cuitan terbuka Gus Yaqut ini membuka kotak pandora terkait dukungan GP Ansor yang selama ini cuma tersirat dan terkesan diam-diam terhadap Gus Yahya sebagai calon ketua PBNU pengganti Said Aqil Siradj. [Democrazy/ktv]