Dalam 2 Tahun, Harta Kekayaan Pimpinan KPK Nurul Ghufron Melonjak dari Rp9 Miliar Jadi Rp13 Miliar | DEMOCRAZY News | Indonesian Political News -->

Breaking

logo

Minggu, 05 Desember 2021

Dalam 2 Tahun, Harta Kekayaan Pimpinan KPK Nurul Ghufron Melonjak dari Rp9 Miliar Jadi Rp13 Miliar

Dalam 2 Tahun, Harta Kekayaan Pimpinan KPK Nurul Ghufron Melonjak dari Rp9 Miliar Jadi Rp13 Miliar

Dalam 2 Tahun, Harta Kekayaan Pimpinan KPK Nurul Ghufron Melonjak dari Rp9 Miliar Jadi Rp13 Miliar

DEMOCRAZY.ID - Harta kekayaan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron melonjak dari Rp9 miliar menjadi Rp13 miliar dalam dua tahun. 


Hal ini menjadi sorotan eks Jubir KPK Febri Diansyah.


Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron tengah jadi sorotan lantaran kekayaannya yang naik drastic dalam kisaran dua tahun.


Lonjakan harta Nurul Ghufron dalam dua tahun mencapai Rp4 miliar.


Jika dilihat data LHKPN terbaru yang dilaporkan Nurul Ghufron pada 28 Januari 2021/Periodik-2020, ia tercatat memiliki total kekayaan senilai Rp 13.489.250.570 dan utang sebesar Rp Rp. 1.379.000.000.


Dari total kekayaan tersebut, Ghufron punya harta berupa tanah dan bangunan senilai Rp11.080.000.000.


Lalu harta bergerak lainnya senilai Rp 162.769.600, surat berharga Rp 500.000.000, kas dan setara kas Rp 2.706.880.970, serta harta lainnya senilai Rp 121.600.000.


Sementara jika bicara koleksi kendaraan Nurul Ghufron, di laporan LHKPN terbaru ini, dia hanya memiliki dua unit kendaraan.


Pertama, Honda BeAT FI tahun 2012 hasil sendiri dengan taksiran harga Rp 7.000.000. Kedua, Toyota Innova Reborn 2016 hasil sendiri dengan nilai Rp 290.000.000.


Harta Nurul Ghufron tercatat mengalami kenaikan cukup drastis.


Pada 2019 lalu, Ghufron melaporkan kekayaannya senilai Rp 9.230.857.661.


Saat itu koleksi mobil dan motor yang dimiliki Nurul Ghufron adalah Honda BeAT FI 2012, Suzuki Ertiga, dan Mitsubishi Pajero Sport.


Mantan Jubir KPK Febri Diansyah mempertanyakan kenaikan kekayaan Ghufron dalam data LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) yang termuat di situs e-LHKPN KPK.


Febri meminta Ghufron menjelaskan soal kenaikan kekayaan ini melaui unggahan di media social Twitter .


“Pak @Nurul_Ghufron apakah data ini benar dan bisa dijelaskan? Sebagai bagian dari Pencegahan Korupsi, ada baiknya Pimpinan KPK jadi contoh keterbukaan tentang asal-usul kekayaan berasal dari penghasilan sah,” kata Febri lewat akun Twitternya, @febridiansyah, Kamis (2/12/2021). [Democrazy/pojok]