Andika Perkasa Dicopot dari Komisaris Utama Pindad, Diganti Dudung | DEMOCRAZY News | Indonesian Political News -->

Breaking

logo

Kamis, 23 Desember 2021

Andika Perkasa Dicopot dari Komisaris Utama Pindad, Diganti Dudung

Andika Perkasa Dicopot dari Komisaris Utama Pindad, Diganti Dudung

Andika Perkasa Dicopot dari Komisaris Utama Pindad, Diganti Dudung

DEMOCRAZY.ID - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberhentikan dengan hormat Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Komisaris Utama PT Pindad (Persero). 


Hal itu dikarenakan dirinya telah menjabat sebagai Panglima TNI.


Posisi Andika Perkasa kini resmi digantikan oleh Jenderal TNI Dudung Abdurachman sebagai Komisaris Utama PT Pindad (Persero). 


Penunjukan itu diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari ini.


"Diharapkan, dengan bergabungnya Bapak sebagai Komisaris Utama PT Pindad (Persero) akan memberikan tambahan dukungan untuk bisa meningkatkan kinerja ke depan," kata Pahala dalam keterangan tertulis, Kamis (23/12/2021).


Dudung Abdurachman menyampaikan terima kasih atas pengangkatannya sebagai Komisaris Utama PT Pindad (Persero). 


Dalam menggantikan Andika Perkasa, dia menilai perlu adanya dukungan, kerja sama dan koordinasi dengan jajaran komisaris serta direksi.


"Tugas ini merupakan hal baru yang memberikan wawasan dan ilmu mengenai dunia korporasi. Saya berharap PT Pindad ke depan dapat menjadi perusahaan besar dengan produk unggulan dan berdaya saing dalam mendukung pembangunan nasional dan menjaga kedaulatan bangsa. Semoga kehadiran saya menjadi manfaat serta dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya," tuturnya.


Kepada Andika Perkasa, perseroan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasihnya atas dedikasi dan sumbangsih yang telah diberikan selama masa jabatannya sebagai Komisaris Utama di PT Pindad (Persero).


"Perusahaan menyampaikan selamat bergabung kepada Komisaris Utama yang baru, Jenderal TNI Dudung Abdurachman agar PT Pindad (Persero) dapat terus membangun perusahaan menuju industri pertahanan yang kuat, mandiri, berdaya saing dan semakin maju," tandasnya. [Democrazy/dtk]