Yakin Dirinya Pasti Kalah Jika Ikut Pilpres 2024, Erick Tohir Beberkan Alasannya | DEMOCRAZY News | Media Informasi Politik Penyeimbang -->

Breaking

logo

Kamis, 25 November 2021

Yakin Dirinya Pasti Kalah Jika Ikut Pilpres 2024, Erick Tohir Beberkan Alasannya

Yakin Dirinya Pasti Kalah Jika Ikut Pilpres 2024, Erick Tohir Beberkan Alasannya

Yakin Dirinya Pasti Kalah Jika Ikut Pilpres 2024, Erick Tohir Beberkan Alasannya

DEMOCRAZY.ID - Menteri BUMN buka suara terkait peluangnya apabila maju sebagai calon presiden di pilpres 2024 mendatang. 


Ia dengan yakin menyebut bahwa dirinya tak mungkin menang.


Hal itu ia sampaikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored. 


Erick mengomentaro foto dirinya disandingkan dengan Menteri Investasi kanal Bahlil lahadalia.


Kepada Akbar Faizal, Erick menyebut dirinya tak mungkin menang di pilpres 2024.


"Sekarang gini, Abang sebagai orang politik kalau ini berdua running kalah atau menang? Kalah ieu salah mah," ujarnya, sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored Kamis (25/11/2021).


Lebih lanjut, Erick memperkirakan 10 tahun ke depan masih banyak masyarakat yang memilih pemimpin atas dasar kesukuan.


"10 tahun ke depan pasti pemilih emosional kesukuan masih tinggi, pasti," ujar Erick.


Akbar Faizal lantas menyodorkan data bahwa elektabilitas Erick Tohir mulai terlihat merangkak naik. Namanya juga sudah masuk ke beberapa hasil survey calon presiden.


"Kan sama ketika mereka melakukan research kemarin, ketika ada menteri kinerja terbaik atau baik, dia pasti akan dilihat oh calon Presiden dari Menteri, calon Presiden dari Gubernur," ucapnya.


Erick Tohir menilai pembicaraan tentang pilpres masih terlalu dini untuk dibahas saat ini. 


"Pasti kan itu publik, tetapi percayalah Bang, hari ini bicara beginian terlalu dini," tutur Erick.


Elektabilitas Erick Tohir


Berdasarkan hasil survei nasional terbaru Poltracking Indonesia tentang elektabilitas calon presiden dengan pertanyaan terbuka, Erick Tohir berada di urutan ke 13 dengan angka 0,2 persen.


Untuk peringkat teratas masih didominasi oleh para kepala daerah, seperti Ganjar Pranowo di peringkat pertama, Anies Baswedan di urutan ketiga, Ridwan kamil di urutan keempat. Sedangkan urutan kedua diduduki oleh Menhan Prabowo Subianto.


"Dalam pertanyaan terbuka, Ganjar Pranowo adalah kandidat calon presiden yang paling terekam dalam ingatan publik dibandingkan dengan lainnya," tulis paparan survei yang disampaikan Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda secara daring, Senin (25/10/2021). [Democrazy/sra]