Sebut PPKM Bukti Nyata ‘Pendusta Agama’, Eggi Sudjana: Orang Miskin Tak Diberi Makan, Munafiknya Dibikin Aturan! | DEMOCRAZY News | Indonesian Political News -->

Breaking

logo

Selasa, 30 November 2021

Sebut PPKM Bukti Nyata ‘Pendusta Agama’, Eggi Sudjana: Orang Miskin Tak Diberi Makan, Munafiknya Dibikin Aturan!

Sebut PPKM Bukti Nyata ‘Pendusta Agama’, Eggi Sudjana: Orang Miskin Tak Diberi Makan, Munafiknya Dibikin Aturan!

Sebut PPKM Bukti Nyata ‘Pendusta Agama’, Eggi Sudjana: Orang Miskin Tak Diberi Makan, Munafiknya Dibikin Aturan!

DEMOCRAZY.ID - Sosok tokoh oposisi Eggi Sudjana menyebut bahwa penerapan PPKM ini merupakan bukti nyata ‘pendusta agama’.


Menurut Eggi Sudjana, aturan PPKM yang sejauh ini diterapkan di Indonesia, jelas mempersulit masyarakat.


Bukannya mengklaim membatasi aktivitas dan mobilitas masyarakat, PPKM justru mempersulit masyarakat untuk mencari nafkah.


Eggi Sudjana bahkan mengkritisi perilaku masyarakat yang tetap mendukung Anies Baswedan, meski menurutnya Anies memiliki kendala dalam pelaksanaan PPKM di masa pandemi Covid-19.


Eggi Sudjana mengaku miris dengan potret rakyat kecil yang terdampak pandemi Covid-19.


“Kita dibuat aturan PPKM, tapi artinya bukan pembatasan tapi pelarangan. Siapa yang ngerjain itu? Satpol PP itu perintah gubernur,” kata Eggi Sudjana.


Menurutnya, beginilah seharusnya masyarakat dan umat Islam khususnya tidak setuju dengan para pemimpin yang mempersulit rakyat.


Eggi Sudjana lantas menyinggung salah satu surat dalam Al-Quran yaitu Surat Al Maun.


Menurutnya, isi Surat Al Maun sudah tepat untuk mengkualifikasikan para pemimpin sebagai ‘pendusta agama’, karena mempersulit masyarakat pada masa PPKM.


“Lihat, PPKM itu ‘pendusta agama’ yang real, pentungin rakyat padahal cari nafkah. Orang miskin tak diberi makan tapi dilockdown gak boleh usaha, tapi munafiknya dibikin aturan pembatasan padahal pelarangan,” tutur Eggi Sudjana.


Hanya Eggi Sudjana yang meminta supaya jelas melihat pihak berwenang, bukan karena Gubernur Anies Baswedan membantu mereka dengan penalaran kritis yang blak-blakan. [Democrazy/kabes]